SUNGAIPENUH,JS- Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Sungai Penuh, pemerintah kota ingin memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga sehingga masyarakat maupun pengunjung dapat menikmati suasana kota yang bersih, nyaman, dan tertata.
Peringatan tersebut menjadi perhatian setelah Wali Kota Alfin membagikan imbauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh melalui media sosial. Dalam pesan tersebut, pemerintah mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, terutama selama rangkaian perayaan HUT Kota Sungai Penuh.
Tidak hanya menyampaikan imbauan, pemerintah juga memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang masih memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan. Satgas Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa petugas akan mengambil tindakan terhadap pelanggaran tersebut.
Bahkan, materi imbauan DLH secara terbuka menyebut Satgas akan menangkap dan memviralkan orang yang membuang sampah sembarangan. Pesan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus menjaga wajah Kota Sungai Penuh menjelang momentum hari jadinya.
Wali Kota Alfin Minta Masyarakat Tidak Abaikan Kebersihan
Kebersihan kota bukan sekadar tanggung jawab petugas kebersihan. Seluruh masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan agar tetap nyaman dan sehat.
Wali Kota Alfin ingin masyarakat ikut mengambil bagian dalam menjaga kebersihan Kota Sungai Penuh. Sebab, upaya pemerintah membersihkan jalan, kawasan permukiman, tempat wisata, dan ruang publik tidak akan memberikan hasil maksimal apabila sebagian warga masih membuang sampah sembarangan.
Karena itu, imbauan tersebut menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari warga di kawasan permukiman, pedagang, pelaku usaha, pengunjung tempat wisata hingga pengguna jalan.
Masyarakat perlu membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, warga juga harus memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar rumah, saluran drainase, halaman tempat usaha, serta fasilitas umum yang setiap hari masyarakat gunakan.
Terlebih lagi, momentum HUT ke-18 Kota Sungai Penuh menjadi kesempatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.
Satgas DLH Siap Tindak Pembuang Sampah Sembarangan
Dalam poster imbauan yang disampaikan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh, Satgas DLH memberikan pesan tegas kepada masyarakat.
Petugas tidak hanya mengingatkan warga agar menjaga kebersihan, tetapi juga menegaskan rencana tindakan terhadap orang yang masih membuang sampah sembarangan.
Bahkan, DLH mencantumkan pesan bahwa Satgas akan menangkap dan memviralkan pelaku pembuangan sampah sembarangan.
Langkah tersebut menjadi bentuk peringatan agar masyarakat tidak menganggap persoalan sampah sebagai masalah sepele. Sebab, kebiasaan membuang sampah di jalan, kawasan wisata, sungai, maupun fasilitas umum dapat merusak lingkungan dan mengganggu kenyamanan orang lain.
Namun, penegakan aturan tetap perlu mengacu pada ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, tindakan petugas dapat berjalan secara tertib, terukur, dan memberikan kepastian bagi masyarakat.
Di sisi lain, keberadaan Satgas DLH juga diharapkan mampu meningkatkan pengawasan terhadap titik-titik yang rawan menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
HUT ke-18 Kota Sungai Penuh, Momentum Menjaga Wajah Kota
Perayaan HUT ke-18 Kota Sungai Penuh tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial dan hiburan. Momentum ini juga perlu mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi pariwisata di Provinsi Jambi, Sungai Penuh membutuhkan lingkungan kota yang bersih dan nyaman. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kesan positif bagi wisatawan maupun masyarakat dari luar daerah.
Apalagi, Kota Sungai Penuh memiliki sejumlah destinasi wisata yang menarik perhatian pengunjung. Keindahan alam, panorama pegunungan, serta suasana lingkungan yang sejuk menjadi daya tarik tersendiri.
Namun, potensi tersebut perlu mendapat dukungan dari perilaku masyarakat. Wisatawan tentu mengharapkan lingkungan yang bersih ketika mengunjungi suatu daerah. Sebaliknya, tumpukan sampah di pinggir jalan, saluran air, dan kawasan wisata dapat mengurangi kenyamanan sekaligus merusak citra daerah.
Oleh sebab itu, menjaga kebersihan harus menjadi bagian dari semangat pembangunan Kota Sungai Penuh.
Jangan Tunggu Petugas, Kesadaran Warga Jadi Kunci
Pemerintah dapat mengerahkan petugas kebersihan dan Satgas DLH untuk menjaga berbagai kawasan kota. Akan tetapi, jumlah petugas tentu tidak sebanding dengan luas wilayah serta aktivitas masyarakat setiap hari.
Karena itu, kesadaran warga menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah.
Masyarakat bisa memulai langkah sederhana, seperti menyediakan tempat sampah di rumah, membawa kembali sampah setelah beraktivitas di luar, serta tidak meninggalkan bungkus makanan dan minuman di tempat umum.
Pedagang juga perlu menjaga kebersihan area usaha masing-masing. Sementara itu, pengunjung tempat wisata harus membawa sampah mereka ke tempat pembuangan yang tersedia.
Jika seluruh elemen masyarakat menjalankan kebiasaan tersebut, pemerintah akan lebih mudah menjaga kebersihan kota.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengingatkan keluarga, teman, maupun orang di sekitarnya agar tidak membuang sampah sembarangan. Dengan cara tersebut, gerakan menjaga lingkungan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi tumbuh sebagai budaya bersama.
Kota Bersih, Lingkungan Nyaman, Pariwisata Lebih Menarik
Persoalan sampah memiliki dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar pemandangan yang kurang sedap. Sampah yang menumpuk dapat menyumbat saluran drainase, mengganggu aliran air, menimbulkan bau tidak sedap, serta mengundang berbagai sumber penyakit.
Apabila masyarakat terus membiarkan kebiasaan membuang sampah sembarangan, pemerintah akan menghadapi tantangan lebih besar dalam menjaga kualitas lingkungan.
Sebaliknya, lingkungan yang bersih memberikan banyak manfaat. Warga dapat beraktivitas dengan lebih nyaman, kawasan publik terlihat lebih tertata, dan pengunjung mendapatkan pengalaman yang lebih baik ketika datang ke Kota Sungai Penuh.
Karena itu, pesan yang disampaikan Wali Kota Alfin melalui imbauan DLH perlu mendapat perhatian serius dari seluruh masyarakat.
Semangat HUT ke-18 Kota Sungai Penuh seharusnya tidak berhenti pada perayaan. Lebih dari itu, momentum ini perlu menjadi awal perubahan kebiasaan masyarakat dalam memperlakukan lingkungan.
Pemerintah sudah menyampaikan peringatan. Kini, masyarakat memiliki tanggung jawab untuk membuktikan bahwa kepedulian terhadap kebersihan bukan sekadar slogan.
Sesuai pesan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh, Kota Bersih, Kita Nyaman. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Kota Sungai Penuh.(AN)










