Tunggakan PBB Hambat Pencairan ADD di Sarolangun

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah desa di Sarolangun Kesulitan Cairkan ADD dan DBH, karena Nunggak PBB

Sejumlah desa di Sarolangun Kesulitan Cairkan ADD dan DBH, karena Nunggak PBB

SAROLANGUN,JS- Tunggakan PBB Hambat Pencairan ADD di Sarolangun.

Sejumlah desa di Kabupaten Sarolangun kesulitan mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Penyebabnya adalah tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun sebelumnya.

Peraturan menetapkan kepala desa harus menyertakan bukti lunas PBB-P2 sebelum mencairkan ADD atau dana desa lain. Kepala desa yang ingin membayar PBB-P2 tahun 2025 tetap kesulitan karena masih menanggung tunggakan dari kepala desa sebelumnya.

Baca Juga :  Sarolangun Raih Juara 1 Stand Terbaik di Jambi Mantap Festival

“Kalau mau bayar PBB tahun 2025, masih ada tunggakan yang bukan tanggung jawab kami karena saya bukan kepala desa waktu itu,” kata seorang kepala desa.

Hal serupa terjadi di Desa Muara Cuban, Kecamatan Batang Asai. Kepala Desa Julius menjelaskan, ADD belum bisa dicairkan karena desa menunggak PBB tahun 2022. Desa tidak bisa membayar tunggakan PBB dari anggaran Dana Desa atau ADD.

Baca Juga :  FIFA Jatuhkan Sanksi ke PSSI dan Dua Pemain Diaspora Timnas Indonesia, Ini Penyebab dan Dampaknya

Julius meminta pemerintah Kabupaten Sarolangun mencari solusi agar desa bisa mencairkan dana tanpa terkendala tunggakan pajak lama. Ia juga berharap petugas pajak menangani pembayaran PBB langsung di masyarakat desa.

“Kalau PBB desa sebelumnya masih menunggak, kami tidak bisa membayar. Semoga pemerintah bisa mempermudah mekanismenya,” harap Julius.(AN)

Berita Terkait

Muaro Jambi Gaspol Modernisasi Pertanian: PM-AAS Jadi Strategi Baru Dongkrak Produktivitas dan Ketahanan Pangan
Wako Alfin dan Bupati Kerinci Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional, Jambi Targetkan 110 Hektare
649 Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Ratusan Titik Diduga Api Aktif: BPBD Ungkap Wilayah Rawan Karhutla
Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Komitmen Reformasi Hukum dan Tata Kelola Makin Kuat
Empat Hari Air PDAM Tak Mengalir, Warga Simpang Raya Sungai Penuh Keluhkan Krisis Air Bersih
Sri Kartini Alfin : TP-PKK Sungai Penuh Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Ini Programnya
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 19 Agustus 2026: Cek Harganya Disini
Cegah Rabies Menyebar, Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Vaksinasi Anjing dan Kucing
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Muaro Jambi Gaspol Modernisasi Pertanian: PM-AAS Jadi Strategi Baru Dongkrak Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Wako Alfin dan Bupati Kerinci Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional, Jambi Targetkan 110 Hektare

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:01 WIB

649 Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Ratusan Titik Diduga Api Aktif: BPBD Ungkap Wilayah Rawan Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Komitmen Reformasi Hukum dan Tata Kelola Makin Kuat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Empat Hari Air PDAM Tak Mengalir, Warga Simpang Raya Sungai Penuh Keluhkan Krisis Air Bersih

Berita Terbaru