Darurat Pinjol Ilegal di Kalangan Pelajar, Ini Penyebabnya

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pelajar terjebak pinjol

Ilustrasi Pelajar terjebak pinjol

JAKARTA,JS- Fenomena pinjaman online (pinjol) ilegal semakin mengkhawatirkan. Banyak penyedia pinjaman ilegal kini menyasar pelajar. Akses internet yang mudah, gaya hidup, dan rendahnya pemahaman finansial membuat pelajar menjadi target empuk.

Banyak pelajar tergoda memakai pinjol ilegal untuk kebutuhan gaya hidup atau keadaan mendesak. Situasi ini memburuk karena mereka belum memiliki penghasilan tetap. Sebagian pelajar juga takut meminta bantuan finansial kepada orang tua, sehingga memilih pinjaman instan.

Minimnya literasi keuangan membuat pelajar sulit membedakan pinjaman legal dan ilegal. Akibatnya, banyak dari mereka mengambil pinjaman berbunga tinggi. Kondisi ini sering menimbulkan tekanan psikologis dan ancaman sebar data dari pihak penagih.

Baca Juga :  58 ASN Dipecat! Langkah Tegas Prabowo Subianto Bersih-Bersih KKN Bikin Heboh

Sahabat Pegadaian mengingatkan pelajar agar lebih waspada terhadap modus pinjol ilegal. Beberapa ciri umum antara lain tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pencairan yang terlalu mudah tanpa verifikasi, serta bunga dan denda yang tidak jelas. Banyak layanan ilegal juga meminta akses data pribadi secara berlebihan dan tidak memiliki saluran pengaduan resmi.

Baca Juga :  Akhirnya, 6.438 PPPK Paruh Waktu Provinsi Jambi Terima SK

Untuk mencegah lebih banyak pelajar terjerat, Sahabat Pegadaian memberikan sejumlah langkah praktis. Pelajar perlu memeriksa legalitas layanan, menolak penawaran yang terlalu menarik, dan membatasi akses data pribadi pada aplikasi. Edukasi keuangan sejak dini juga membantu pelajar mengatur kebutuhan bulanan dengan lebih bijak.

Sahabat Pegadaian menegaskan bahwa ketika pelajar membutuhkan dana mendesak, mereka sebaiknya berbicara dengan orang tua atau guru. Dukungan lingkungan terdekat jauh lebih aman daripada mengambil risiko melalui pinjol ilegal.

Berita Terkait

BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya
Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli
Resmi Berlaku, Cek Daftar Harga BBM Pertamax, Pertalite, Shell, BP dan Vivo Terbaru
Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
El Niño Makin Ganas, 197 Wilayah Indonesia Masuk Status Awas Kekeringan: Sentra Pangan Ikut Terancam
Pemkab Merangin Perketat Pengawasan Dana BOSP, Sekda Minta Setiap Rupiah Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran
668 Ribu Laporan Penipuan Masuk IASC, 659 Ribu Rekening Sudah Diblokir: Waspadai 5 Modus Ini
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:21 WIB

BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Resmi Berlaku, Cek Daftar Harga BBM Pertamax, Pertalite, Shell, BP dan Vivo Terbaru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya

Rabu, 30 September 2026 - 10:02 WIB

Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi

Senin, 28 September 2026 - 19:01 WIB

El Niño Makin Ganas, 197 Wilayah Indonesia Masuk Status Awas Kekeringan: Sentra Pangan Ikut Terancam

Berita Terbaru