KALSEL,JS – Hidup Sepi di Usia 15 Tahun, Fitri di Banjar Bersyukur Ada MBG.
Di sebuah rumah sederhana di Desa Sungai Tabuk Keramat, Fitri, 15 tahun, menjalani hari-harinya seorang diri. Dua tahun lalu, nenek yang merawatnya meninggal dunia. Sementara itu, kedua orang tuanya pergi dan tak pernah kembali. Sejak itu, ia tinggal sendiri, menghadapi dunia yang terasa berat untuk anak seusianya.
Kehidupan Seorang Remaja Mandiri
Setiap pagi, Fitri bangun dan menyiapkan diri untuk sekolah. Setelah pulang, ia bekerja sebagai pembungkus roti dengan upah Rp 20 ribu per hari. Dengan kehidupan yang penuh keterbatasan, Fitri terus berjuang untuk bertahan, meski tantangan itu sangat besar bagi seorang gadis remaja.
Secercah Harapan dari Makan Bergizi Gratis
Di tengah kesendirian itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir sebagai secercah harapan. SMPN 1 Sungai Tabuk kini menyediakan layanan makan bergizi gratis bagi para siswa, termasuk Fitri. Berkat program ini, ia bisa menghemat uang makan siang dan memanfaatkannya untuk kebutuhan lain.
“Saya sangat bersyukur dapat MBG. Bisa makan yang bergizi dan lebih hemat juga. Bisa buat keperluan lain,” ujar Fitri dengan mata yang berbinar saat ditemui kumparan di rumahnya.
Energi Baru untuk Sekolah
Lebih dari sekadar makanan, setiap piring makan bergizi memberi Fitri energi untuk menapaki hari-hari yang berat. Ayam goreng tepung, susu kemasan, dan buah-buahan membuatnya lebih kuat. Akibatnya, ia menjadi lebih semangat berangkat ke sekolah.
“Tentunya saya tambah semangat untuk pergi ke sekolah,” ungkapnya.
Harapan dan Dukungan di Tengah Kesendirian
Di balik senyum kecilnya, Fitri menyimpan doa dan harapan sederhana. Ia ingin program ini terus berjalan, terutama bagi anak-anak yang seperti dirinya. Dengan gizi cukup, mereka bisa fokus belajar dan tetap mengejar cita-cita.
Selain itu, orang-orang di sekeliling Fitri sering membantu dan menunjukkan kepedulian. Dukungan mereka menjadi jaring pengaman di tengah kesendirian yang kerap menyapanya.
“Saya menjalani semuanya, dan alhamdulillah banyak yang bermurah hati membantu saya,” kata Fitri.Setiap Suapan Membawa Harapan
Setiap suapan dari program MBG memberi harapan kecil. Dengan begitu, hidup yang berat terasa lebih ringan ketika kepedulian dan kebaikan orang lain hadir. Fitri, meski masih remaja, membuktikan bahwa semangat dan keteguhan hati mampu mengubah tantangan menjadi kesempatan untuk bertahan dan terus bermimpi.(AN)









