Ketahanan Pangan, Desa Sungai Abu Tanam Jagung

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Penanaman Jagung sebagai program ketahanan pangan Desa SUngai Abu

Prosesi Penanaman Jagung sebagai program ketahanan pangan Desa SUngai Abu

KERINCI,JS Pemerintah Desa Sungai Abu memulai program ketahanan pangan dengan menanam jagung di lahan seluas 0,5 hektar. Kepala Desa Sungai Abu, Antoni Rozi, menegaskan bahwa pemerintah desa mendukung penuh kebijakan ketahanan pangan dari Pemerintah Pusat.

Selain itu, Antoni Rozi menjelaskan bahwa pemerintah desa menetapkan penanaman jagung setelah menggelar musyawarah desa dan menyisihkan sebagian Dana Desa untuk sektor pangan. Karena itu, pemerintah desa memilih jagung sebagai komoditas utama karena masyarakat dapat menggunakannya sebagai pangan pokok maupun pakan ternak. Ia berharap program ini meningkatkan kemandirian pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

Program Desa Sungai Abu Sejalan dengan Tren Nasional

Di sisi lain, banyak desa di Indonesia juga menjalankan program penanaman jagung. Mereka menerapkan pola “satu desa — beberapa hektare jagung” untuk memaksimalkan penggunaan lahan dan meningkatkan produksi pangan. Selain itu, jagung memiliki keunggulan karena tahan terhadap perubahan cuaca dan mudah diserap pasar.

Baca Juga :  KUA-PPAS 2027 Tanjab Barat Resmi Disepakati, Wabup Katamso Soroti Sinergi DPRD dan Pemkab di Tengah Tantangan Fiskal

Tidak hanya itu, berbagai desa melibatkan pemerintah desa, kelompok tani, BUMDes, dan aparat keamanan dalam satu kolaborasi. Cara kerja ini mempercepat proses pengolahan lahan, menanam, hingga panen, sekaligus meningkatkan partisipasi warga.

Langkah Penguatan Program di Desa Sungai Abu

Untuk itu, Pemerintah Desa Sungai Abu mengambil beberapa langkah strategis untuk memperkuat program ini, antara lain:

  • Pertama, pemerintah desa menggandeng kelompok tani atau BUMDes agar pengelolaan lahan berjalan lebih terarah.

  • Kedua, pemerintah desa mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam seluruh proses kegiatan.

  • Ketiga, pemerintah desa bekerja sama dengan penyuluh pertanian dan aparat keamanan untuk memberi pendampingan teknis.

  • Terakhir, pemerintah desa mencatat serta mendokumentasikan hasil panen sebagai dasar penyusunan program tahun berikutnya.

Baca Juga :  ZTE & SURGE Bawa 5G FWA Spektrum 1,4 GHz ke Indonesia

Komitmen Pemerintah Desa

Pada akhirnya, pemerintah desa menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sektor pangan di Sungai Abu. Dengan demikian, pemerintah desa berharap hasil panen jagung tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat.

Berita Terkait

Muaro Jambi Gaspol Modernisasi Pertanian: PM-AAS Jadi Strategi Baru Dongkrak Produktivitas dan Ketahanan Pangan
Wako Alfin dan Bupati Kerinci Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional, Jambi Targetkan 110 Hektare
649 Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Ratusan Titik Diduga Api Aktif: BPBD Ungkap Wilayah Rawan Karhutla
Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Komitmen Reformasi Hukum dan Tata Kelola Makin Kuat
Empat Hari Air PDAM Tak Mengalir, Warga Simpang Raya Sungai Penuh Keluhkan Krisis Air Bersih
Sri Kartini Alfin : TP-PKK Sungai Penuh Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Ini Programnya
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 19 Agustus 2026: Cek Harganya Disini
Cegah Rabies Menyebar, Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Vaksinasi Anjing dan Kucing
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Muaro Jambi Gaspol Modernisasi Pertanian: PM-AAS Jadi Strategi Baru Dongkrak Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Wako Alfin dan Bupati Kerinci Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional, Jambi Targetkan 110 Hektare

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:01 WIB

649 Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Ratusan Titik Diduga Api Aktif: BPBD Ungkap Wilayah Rawan Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Komitmen Reformasi Hukum dan Tata Kelola Makin Kuat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Empat Hari Air PDAM Tak Mengalir, Warga Simpang Raya Sungai Penuh Keluhkan Krisis Air Bersih

Berita Terbaru