Baru Tahu, Ini Penyebab Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kondisi Jalan Aspal rusak waktu Musim Hujan

Foto : Kondisi Jalan Aspal rusak waktu Musim Hujan

JAKARTA,JS– Setiap musim hujan, kondisi jalan di berbagai wilayah Indonesia sering berubah drastis. Jalan yang sebelumnya mulus tiba-tiba dipenuhi lubang, retak, atau bergelombang. Bahkan jalan yang baru beberapa hari lalu mulus bisa berubah menjadi kubangan air. Akibatnya, pengendara harus ekstra hati-hati.

Dosen Teknik Sipil Universitas Tangerang Raya (Untara), Riski Wahyudi, mengatakan salah satu penyebab klasik jalan rusak adalah drainase yang buruk. “Air merupakan musuh utama jalan beraspal. Jika hujan tidak mengalir dengan baik, genangan muncul dan merusak struktur jalan,” ujarnya.

Baca Juga :  3.478 PPPK Paruh Waktu Merangin Terima SK

Selain itu, air meresap ke pori-pori aspal atau terperangkap di lapisan bawah. Kondisi ini membuat aspal mengembang, retak, dan terangkat saat kendaraan berat melintas. Akibatnya, jalan menjadi bergelombang bahkan berlubang dengan kedalaman berbahaya.

Meski kualitas hotmix (aspal dan agregat) tinggi dan sesuai standar, jalan tetap cepat rusak bila air menggenang. “Walaupun aspal kedap air, air yang masuk melalui retakan merusak lapisan bawah. Berbeda dengan beton, yang lebih tahan genangan,” jelas Riski.

Baca Juga :  Soal Pencairan Rapel Kenaikan Gaji Pensiunan, Ini Kata PT Taspen

Kerusakan biasanya muncul dari retakan kecil. Sayangnya, petugas sering menunda perbaikan hingga kerusakan meluas. Dengan demikian, biaya perbaikan semakin membengkak setiap hujan turun.

Selain drainase, faktor lain yang mempercepat kerusakan jalan adalah truk ODOL, pengerjaan tidak sesuai standar, dan pengawasan yang lemah.

Dengan curah hujan tinggi di Indonesia, pihak berwenang harus segera memperbaiki drainase agar jalan lebih awet. “Dengan kata lain, perhatian pada drainase sama pentingnya dengan kualitas material dan pengawasan pembangunan jalan,” ujar Riski.(AN)

Berita Terkait

Viral di Medsos! Suami di Grobogan Belah Rumah Jadi Dua
Ekonomi 6%, Lapangan Kerja Bakal Meledak! Ini Kata Pemerintah
Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN
Kemenag Umumkan Panduan Belajar Ramadan 2026, Simak Aturannya!
Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China
Tak Perlu Antri, Catat cara dan Jadwal Penukaran Uang Lebaran
DPR Sorot Kesiapan Industri Bayar THR, Usulkan Revisi Aturan
Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan BPJS, Ini Ketentuannya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:30 WIB

Viral di Medsos! Suami di Grobogan Belah Rumah Jadi Dua

Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:00 WIB

Ekonomi 6%, Lapangan Kerja Bakal Meledak! Ini Kata Pemerintah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:30 WIB

Kemenag Umumkan Panduan Belajar Ramadan 2026, Simak Aturannya!

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:00 WIB

Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China

Berita Terbaru

Viral di medsos seorang suami di Jawa tengah yang nekat membagi dua rumahnya, diduga karena sang istri selingkuh. (Sumber/Instagram.com/pembasmi.kehalusan)

Nasional

Viral di Medsos! Suami di Grobogan Belah Rumah Jadi Dua

Minggu, 15 Feb 2026 - 19:30 WIB

Direktur Utama perusahaan Tren Gen Horizon , Mardizal saat menyampaikan sambutan membuka lomba MTQ

Daerah

Heboh! MTQ Desa Talang Lindung Berhadiah 2 Paket Umroh

Minggu, 15 Feb 2026 - 19:00 WIB

Suasana belajar mengajar di salah satu sekolah di Merangin

Daerah

Merangin Kekurangan Kepala Sekolah, 134 Posisi Masih Kosong!

Minggu, 15 Feb 2026 - 16:30 WIB