Rupiah Melemah Lagi, Pasar Waspada Sinyal The Fed

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar melemah.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar melemah.

JAKARTA,JS — Rupiah Melemah Lagi, Pasar Waspada Sinyal The Fed

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis (11/12/2025) diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp16.680–Rp16.720 per dolar AS. Sementara itu, data Bloomberg pada Rabu (10/12/2025) menunjukkan rupiah turun 0,07% atau 12 poin ke posisi Rp16.688 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS juga turun 0,12% ke level 99,1. Pergerakan mata uang Asia pun beragam. Beberapa mata uang melemah, seperti dolar Taiwan (0,04%), won Korea Selatan (0,01%), peso Filipina (0,05%), rupee India (0,07%), dan ringgit Malaysia (0,14%). Sebaliknya, yen Jepang (0,15%), dolar Hong Kong (0,02%), dolar Singapura (0,17%), dan yuan China (0,01%) mencatat penguatan.

Baca Juga :  Kemenag Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Guru Agama

Menurut Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi, berbagai sentimen global dan domestik mendorong pergerakan rupiah. Dari eksternal, para pelaku pasar menanti keputusan Federal Reserve di tengah proyeksi penurunan suku bunga 25 basis poin. Namun, perbedaan pandangan di internal The Fed membuat investor lebih waspada.

Baca Juga :  Utang Pinjol Naik, OJK: Ini Risiko Gagal Bayar

Selain itu, investor menunggu komentar Ketua Fed Jerome Powell mengenai panduan suku bunga untuk 2026. Powell berpotensi memberi arah baru terkait upaya menjaga stabilitas inflasi dan pertumbuhan ekonomi AS.

Secara khusus, BI menyoroti lima risiko utama, termasuk kerentanan pasar keuangan yang muncul akibat langkah agresif lembaga keuangan non-bank.(AN)

Berita Terkait

Promo PLN April 2026: Diskon Listrik Rp10.000 via PLN Mobile, Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!
PPPK Aman dari PHK! BKN Tegas: Tak Ada Pemecatan Karena Anggaran, Ini 6 Alasan Resminya
“Makan Tabungan” Meluas! Data Terbaru Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia 2026
Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun
Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif
Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol
Hoaks PPPK 2026, 3 Fakta Penting soal Status ASN yang Wajib Kamu Tahu!
Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 22:00 WIB

Promo PLN April 2026: Diskon Listrik Rp10.000 via PLN Mobile, Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!

Kamis, 2 April 2026 - 14:00 WIB

PPPK Aman dari PHK! BKN Tegas: Tak Ada Pemecatan Karena Anggaran, Ini 6 Alasan Resminya

Kamis, 2 April 2026 - 11:00 WIB

“Makan Tabungan” Meluas! Data Terbaru Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif

Berita Terbaru