KESEHATAN,JS- Salah satu gejala paling mudah dikenali dari stroke terlihat pada wajah, misalnya mulut tiba-tiba mencong atau salah satu sisi wajah turun. Meski sederhana, banyak orang sering mengabaikan gejala ini, padahal bisa menandai serangan stroke sejak awal.
“Gejala stroke biasanya terlihat dari wajah. Sebagai contoh, mulut mencong, banyak air liur, atau mata sulit melirik ke samping. Segera periksa ke rumah sakit jika mencurigai stroke,” kata dr. Bambang Tri Prasetyo Sp.N dari RS Pondok Indah, Jakarta.
Stroke juga menimbulkan kelemahan satu sisi tubuh, mati rasa, kesulitan bicara atau melihat, sakit kepala hebat, mual, muntah, dan bicara kacau.
Dokter melakukan CT-scan untuk mengetahui apakah stroke akibat perdarahan atau sumbatan. Rumah sakit lengkap bisa menambah MRI atau MRA untuk melihat seberapa luas sumbatan. Meski gejala terlihat ringan, sumbatan luas tetap berisiko tinggi.
Penanganan cepat sangat penting. Idealnya, pasien mendapat perawatan kurang dari 4,5 jam sejak gejala muncul. “Jika lewat 4,5–24 jam, penanganannya berbeda,” jelas dr. Bambang.
Orang bisa mencegah stroke dengan mengendalikan faktor risiko, seperti hipertensi, obesitas, diabetes, pola makan buruk, kolesterol tinggi, merokok, dan kurang aktivitas fisik. Data Riset Kesehatan Dasar Indonesia menunjukkan banyak masyarakat memiliki faktor risiko tinggi.(AN)









