Ungkap Fakta, Keamanan iPhone vs Android di 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Iphone disebut sebagai smartphone yang aman

Iphone disebut sebagai smartphone yang aman

SMARTPHONE,JS– Perdebatan soal keamanan iPhone dan Android seolah tidak pernah usai. Selama bertahun-tahun, orang mengenal iPhone sebagai smartphone paling aman. Sementara itu, Android kerap dianggap lebih rentan terhadap malware dan serangan siber. Namun, memasuki 2025, pandangan ini mulai berubah.

Seiring perkembangan teknologi, tingkat keamanan ponsel kini tidak hanya ditentukan oleh sistem operasi. Model perangkat dan kebiasaan pengguna juga menentukan seberapa aman smartphone tersebut. Berikut perbandingan keamanan kedua ekosistem:

Baca Juga :  iPhone 16e Hadir dengan Chip A18 dan Kamera Fusion 48MP

iPhone: Aman Berkat Ekosistem Tertutup

Sejak awal, Apple membangun reputasi iPhone sebagai perangkat yang mengutamakan privasi dan keamanan pengguna. Akibatnya, kasus malware di iOS sangat jarang, sehingga iPhone sering direkomendasikan bagi pengguna yang ingin sistem aman tanpa repot mengatur pengaturan.

Konsep “Walled Garden”

Apple menerapkan konsep “Walled Garden” atau taman berpagar. Dengan demikian, Apple memeriksa semua aplikasi sebelum masuk ke App Store. Proses kurasi ketat dan pemeriksaan manual menekan risiko aplikasi berbahaya. Selain itu, Apple mencegah pengguna menginstal aplikasi dari luar App Store. Langkah ini secara signifikan mengurangi potensi malware.

Keunggulan Update Serentak

Apple juga mengirim update iOS secara serentak. Dengan kata lain, begitu Apple menemukan celah keamanan, sistem mengirim pembaruan ke seluruh iPhone yang masih didukung. Apple tidak tergantung pada operator atau produsen pihak ketiga.

Baca Juga :  Samsung Galaxy S25 Ultra, Liburan di Rumah Seru dengan AI

Android: Fleksibilitas dengan Keamanan Tinggi

Sementara itu, Android di 2025 tampil berbeda dari sebelumnya. Google meningkatkan sistem keamanan, terutama pada perangkat flagship seperti Google Pixel dan Samsung Galaxy seri S.

Deteksi Malware Berbasis AI

Google menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk mendeteksi aplikasi berbahaya secara real-time, baik di Play Store maupun di dalam sistem perangkat. Oleh karena itu, risiko malware menurun, terutama jika pengguna mengunduh aplikasi resmi.

Keamanan Hardware dan Open Source

Android kelas atas memiliki chip keamanan, seperti Titan M2 di Pixel dan Samsung Knox, yang menawarkan enkripsi data dan perlindungan berlapis. Lebih jauh lagi, sifat open source memungkinkan ribuan pakar keamanan global menemukan dan melaporkan celah dengan cepat.

Namun, Android tetap menuntut disiplin pengguna. Dengan kata lain, menginstal APK dari sumber tidak resmi tetap berisiko.

Perbandingan Keamanan iPhone dan Android di 2025

Jika disederhanakan, dapat dikatakan bahwa:

  • iPhone: Apple mengontrol ekosistem, mengirim update cepat, dan membatasi sumber aplikasi. Risiko malware sangat rendah.

  • Android: Perangkat high-end menawarkan fleksibilitas tinggi dan keamanan setara, selama pengguna menginstal aplikasi resmi dan rutin memperbarui perangkat.

Dalam hal privasi, iPhone memblokir pelacakan iklan. Sementara Android memberi pengguna kontrol lebih luas jika mereka memahami pengaturan sistem.

Ancaman Terbesar Saat Ini: Phishing

Meskipun perangkat kini lebih aman, namun demikian, virus bukan ancaman utama lagi. Phishing dan penipuan melalui tautan palsu atau pesan teks justru lebih berbahaya. Baik iPhone maupun Android tetap rentan jika pengguna tidak waspada.

(AN)

Berita Terkait

DeepSeek! AI Murah Penantang ChatGPT, Ini Keunggulan, Kekurangan, dan Alasan Banyak Pengguna Mulai Beralih
5 Antivirus Terbaik 2026 yang Paling Ampuh Lindungi Laptop dan PC, Nomor 1 Jadi Andalan Lawan Ransomware & Hacker
7 Kampus Kuliah Online Terbaik di Indonesia 2026, Solusi Kuliah Fleksibel untuk Karyawan dan Mahasiswa
Kenapa TikTok Tidak Bisa Menghasilkan Uang? Cek 7 Penyebab dan Solusi Agar Akun Mulai Cuan
FB Pro Tidak Menghasilkan Uang? Ini 10 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya agar Monetisasi Facebook Kembali Normal
Bocoran Apple iPhone 18 Makin Lengkap! Desain Baru, Chip A20, Kamera AI hingga Prediksi Harga Terbaru
Claude AI Semakin Populer, Ini Fitur Canggih yang Membuat Banyak Orang Beralih dari Chatbot Lain
Cara Monetisasi Instagram di Indonesia 2026: Syarat, Gaji, Fitur Terbaru Meta, hingga Strategi Raih Penghasilan Jutaan Rupiah
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:01 WIB

DeepSeek! AI Murah Penantang ChatGPT, Ini Keunggulan, Kekurangan, dan Alasan Banyak Pengguna Mulai Beralih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:01 WIB

5 Antivirus Terbaik 2026 yang Paling Ampuh Lindungi Laptop dan PC, Nomor 1 Jadi Andalan Lawan Ransomware & Hacker

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:01 WIB

7 Kampus Kuliah Online Terbaik di Indonesia 2026, Solusi Kuliah Fleksibel untuk Karyawan dan Mahasiswa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:02 WIB

Kenapa TikTok Tidak Bisa Menghasilkan Uang? Cek 7 Penyebab dan Solusi Agar Akun Mulai Cuan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:01 WIB

FB Pro Tidak Menghasilkan Uang? Ini 10 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya agar Monetisasi Facebook Kembali Normal

Berita Terbaru