Proyek di Bungo, Perusahaan Asal Kerinci & Dhamasraya Disorot

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu proyek yang dikerjakan perusahaan asal kerinci di Bungo

Salah satu proyek yang dikerjakan perusahaan asal kerinci di Bungo

BUNGO,JS- Peta proyek tender Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bungo Tahun Anggaran 2025 menunjukkan dominasi perusahaan konstruksi dari Kerinci dan Dharmasraya, Sumatera Barat.

Selain itu, CV Azka Jaya Mandiri Group dan CV Putra M Mandiri berhasil memenangkan belasan paket proyek bernilai miliaran rupiah. Kontraktor lokal Bungo hanya memperoleh proyek non-tender berskala kecil.

Proyek yang Dikerjakan Perusahaan Luar Daerah

Baca Juga :  Bupati Bungo Serahkan Bonus Peraih Prestasi MTQ Provinsi Jambi

CV Azka Jaya Mandiri & CV Bintang Kerinci (Kerinci):

  • Rigid Beton Jalan Bandara Muara Bungo – Rp2 miliar

  • Rekonstruksi Jalan Paket I Bukit Kemang – Rp4,2 miliar

  • Pembangunan Jalan Desa Lebuh – Rp2,2 miliar

  • Pembangunan Jalan Lingkungan Paket I & III – Rp1,2 miliar dan Rp2,05 miliar

CV Putra M Mandiri (Dharmasraya) menangani:

  • Pemeliharaan Berkala Jalan Simpang Sari Mulya – Rp1,425 miliar

  • Revitalisasi Simpang Dalam Kota – Rp2,1 miliar

  • Pembangunan Jalan Paket II di beberapa lokasi – Rp2 miliar

Seorang sumber internal menyebut, “Tahun ini perusahaan dari Kerinci dan Dharmasraya mendominasi tender di PUPR Bungo. Kontraktor lokal hanya kebagian proyek non-tender.”

Respons PUPR dan Kontraktor Masih Minim

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Bungo, Dwi Herwindo, hanya membalas WhatsApp, “Bentar, saya rekap dulu ya?” Namun demikian, beberapa hari berlalu tanpa jawaban lanjutan. Alvin, pelaksana CV Azka Jaya Mandiri, juga belum memberikan klarifikasi.

Baca Juga :  PN Jambi Vonis 7 Terdakwa Korupsi PKB Samsat Bungo

Rekam Jejak Perusahaan Bermasalah

KPK mencatat rekam jejak CV Azka Jaya Mandiri dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Audit BPK menemukan proyek Rekonstruksi Jalan senilai Rp3,247 miliar mengalami kekurangan volume pekerjaan Rp125,37 juta.

Selain itu, proyek di Kabupaten Kerinci dan Merangin juga bermasalah terkait mutu dan volume pekerjaan. Di Bungo, CV Azka Jaya Mandiri mengubah volume proyek Rekonstruksi Jalan Desa Baru Pusat Jalo – Rantau Pandan senilai Rp11,94 miliar, memperpanjang waktu 50 hari, dan progres fisik hanya mencapai 89,23%. Pembayaran proyek sudah 76,92%, sedangkan kekurangan volume pekerjaan mencapai Rp410,55 juta.

Publik Pertanyakan Proses Pengawasan

Dominasi perusahaan luar daerah dengan rekam jejak temuan berulang menimbulkan pertanyaan serius tentang evaluasi teknis dan pengawasan proyek di PUPR Bungo.

Oleh karena itu, publik menunggu sikap tegas pemerintah daerah dan aparat pengawas untuk memastikan anggaran proyek infrastruktur dikelola secara akuntabel dan memberi manfaat nyata.(AN)

Berita Terkait

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:44 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi

Berita Terbaru