Somaliland Sebagai Negara Merdeka, Israel di Kecam

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera somalia yang diakui kemerdekaannya oleh Israel

Ilustrasi bendera somalia yang diakui kemerdekaannya oleh Israel

INTERNASIONEL,JS- Keputusan Israel untuk mengakui Somaliland sebagai negara merdeka memicu reaksi keras dari 21 negara Arab, Afrika, dan negara-negara Islam. Pengakuan ini memunculkan kecaman dari sejumlah negara yang menilai langkah tersebut berpotensi merusak stabilitas kawasan dan mengancam perdamaian internasional.

Penolakan Keras dari Negara-negara Arab dan Afrika

Baca Juga :  Hak Palestina, Iran Tolak Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Pada Minggu (28/12/2025), perwakilan dari negara-negara tersebut mengeluarkan pernyataan bersama yang menegaskan penolakan mereka terhadap keputusan Israel. Mereka memperingatkan bahwa pengakuan ini bertentangan dengan hukum internasional serta prinsip-prinsip Piagam PBB, yang mengharuskan perlindungan terhadap kedaulatan negara dan integritas teritorial. Menurut mereka, langkah ini akan menciptakan preseden berbahaya yang dapat memperburuk ketegangan di kawasan.

Sikap Ekspansionis Israel dan Pengabaian Hukum Internasional

Baca Juga :  Personel Militer Inggris Latihan di Israel

Lebih lanjut, negara-negara tersebut mengkritik sikap ekspansionis Israel yang mereka anggap mengabaikan prinsip-prinsip hukum internasional. Mereka menilai pengakuan Somaliland oleh Israel sebagai upaya untuk mencampuri urusan dalam negeri Somalia dan sebagai tindakan yang memperburuk ketegangan di Tanduk Afrika. Negara-negara Arab dan Afrika juga menyatakan keprihatinan mereka terhadap potensi dampak serius yang dapat timbul di kawasan Laut Merah, yang sudah menjadi wilayah sensitif secara geopolitik.

Dukungan Penuh terhadap Kedaulatan Somalia

Dalam pernyataan tersebut, negara-negara yang tergabung juga menegaskan dukungan penuh mereka terhadap kedaulatan Somalia. Mereka menolak keras segala bentuk intervensi yang dapat merusak persatuan negara itu. Dukungan ini termasuk penolakan terhadap segala bentuk pengakuan terhadap Somaliland sebagai negara merdeka. Negara-negara tersebut juga menegaskan kembali bahwa mereka berkomitmen untuk mempertahankan integritas wilayah Somalia.

Kaitan dengan Masalah Palestina

Negara-negara Arab dan Afrika juga tidak mengabaikan kaitan antara langkah Israel dan kebijakan mereka terhadap Palestina. Dalam pernyataan bersama, mereka menyatakan penolakan tegas terhadap segala upaya yang mencoba mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka. Beberapa pihak menyebutkan bahwa pengakuan Israel terhadap Somaliland memiliki potensi untuk memperburuk situasi di Palestina dan menambah ketegangan di Timur Tengah.

Somaliland: Terus Berusaha Mendapatkan Pengakuan Internasional

Somaliland mendeklarasikan kemerdekaannya pada 1991 setelah perang saudara yang melanda Somalia. Meski sudah beroperasi sebagai entitas yang secara de facto independen, Somaliland belum mendapat pengakuan resmi dari negara-negara dunia. Meskipun memiliki pemerintahan, sistem politik, dan aparat keamanan sendiri, wilayah ini tetap dianggap bagian integral dari Somalia oleh pemerintah pusat.

Pemerintah Somalia menanggapi pengakuan Somaliland dengan keras. Somalia menilai setiap perjanjian atau hubungan yang dibangun dengan Somaliland sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan persatuan negara mereka.

Israel Jadi Negara Pertama yang Akui Somaliland

Israel menjadi negara pertama yang mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat. Keputusan ini dianggap kontroversial, mengingat Somalia masih mempertahankan klaim atas wilayah tersebut. Sebagian besar negara di dunia masih menolak untuk mengakui kemerdekaan Somaliland dan menyatakan bahwa wilayah itu tetap bagian dari Somalia.

Keputusan ini mengundang banyak kritik dari berbagai kalangan, yang memandang pengakuan tersebut sebagai langkah yang bisa memperburuk ketegangan di kawasan tersebut, khususnya di Tanduk Afrika yang sudah lama dilanda konflik.

Tanggapan Negara-negara Terhadap Situasi di Tanduk Afrika

Reaksi keras dari negara-negara Arab dan Afrika menunjukkan betapa seriusnya situasi ini. Mereka mengingatkan bahwa setiap upaya untuk merusak persatuan dan kedaulatan Somalia akan berbahaya bagi keamanan dan stabilitas kawasan tersebut. Negara-negara tersebut menegaskan bahwa mereka akan terus berjuang untuk mendukung Somalia dalam mempertahankan integritas teritorialnya.

Dengan latar belakang ketegangan ini, dunia internasional akan terus memantau perkembangan situasi di Somalia dan Somaliland, serta dampaknya terhadap perdamaian dan stabilitas regional.

Berita Terkait

Gaji TKI di Australia Makin Menggiurkan, Kurs Dolar Australia Tembus Rp12.330 Hari Ini
Ringgit Malaysia Kian Menguat, Segini Kurs 1 MYR ke Rupiah Hari ini
Ringgit Malaysia Menguat! Kurs MYR ke Rupiah Hari Ini Tembus Rp4.381
Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 25 Juni 2026, 100 Ringgit Berapa Rupiah?
Harga Pertamax Berpotensi Turun Juli 2026, Ini Penyebab Utama dan Prediksi Terbaru BBM Non Subsidi
5 Ringgit Berapa Rupiah?, Cek Kurs Ringgit Terhadap Rupiah Malam Ini
Kian Menguat, Cek Kurs Ringgit Malaysia Terhadap Rupiah Hari Ini 22 Juni 2026
Kurs Rupiah terhadap Dolar Hong Kong Hari Ini Menguat? Cek Nilai Tukar HKD Terbaru
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:02 WIB

Gaji TKI di Australia Makin Menggiurkan, Kurs Dolar Australia Tembus Rp12.330 Hari Ini

Senin, 29 Juni 2026 - 20:01 WIB

Ringgit Malaysia Kian Menguat, Segini Kurs 1 MYR ke Rupiah Hari ini

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:18 WIB

Ringgit Malaysia Menguat! Kurs MYR ke Rupiah Hari Ini Tembus Rp4.381

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:02 WIB

Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 25 Juni 2026, 100 Ringgit Berapa Rupiah?

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:01 WIB

Harga Pertamax Berpotensi Turun Juli 2026, Ini Penyebab Utama dan Prediksi Terbaru BBM Non Subsidi

Berita Terbaru