TEBO,JS – Polres Tebo merilis laporan pencapaian kinerja sepanjang tahun 2025, yang mencakup berbagai upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, serta pemberdayaan masyarakat. Polres Tebo berhasil meraih sejumlah prestasi penting, mulai dari pengamanan lalu lintas hingga pengungkapan kasus besar seperti korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang merugikan negara miliaran rupiah.
Fokus Utama: Pendekatan Preemtif dan Preventif
Polres Tebo mengutamakan pendekatan preemtif dan preventif dalam menjaga situasi kamtibmas. Sepanjang tahun 2025, Polres Tebo melakukan 80 kegiatan penyuluhan kepada Satpam, 120 penyuluhan untuk komunitas remaja dan wanita, serta 800 kegiatan pembinaan Linmas/Satkamling. Selain itu, mereka juga melaksanakan 762 kegiatan penyuluhan narkoba kepada pelajar dan masyarakat.
Patroli dan Pengamanan Lalu Lintas yang Intensif
Sepanjang tahun 2025, Satlantas Polres Tebo tercatat melaksanakan 7.200 patroli, yang mencakup pengawasan titik rawan kecelakaan, program edukasi keselamatan seperti “Police Go to School,” serta pengaturan arus lalu lintas yang mencapai 15.042 kegiatan. Walaupun demikian, angka kecelakaan lalu lintas menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tahun 2025 tercatat 128 kasus kecelakaan, naik dari 97 kasus pada 2024. Jumlah korban meninggal dunia meningkat dari 31 menjadi 33 orang, dan luka ringan melonjak hingga 234 kasus. Kerugian material akibat kecelakaan tercatat lebih besar, mencapai Rp 1,35 miliar. Polres Tebo menyebut bahwa peningkatan volume kendaraan dan kurangnya kesadaran berkendara menjadi faktor utama. Oleh karena itu, mereka kini fokus pada pendekatan edukatif untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Peningkatan Penegakan Hukum dan Pengungkapan Kasus Korupsi KUR
Tahun 2025 menjadi tahun yang signifikan dalam hal penegakan hukum bagi Polres Tebo. Mereka berhasil menangani 276 kasus tindak pidana dengan tingkat penyelesaian mencapai 221 kasus atau 80,07%. Meski angka penyelesaian kasus sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, Polres Tebo berhasil mengungkap sejumlah perkara besar. Salah satu kasus yang mendapat perhatian luas adalah korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI Rimbo Bujang, dengan kerugian negara mencapai Rp 4,825 miliar. Dua tersangka, Ermalia Wendy dan Mardiantoni, diduga memanipulasi data 26 nasabah demi kepentingan pribadi. Dalam kasus ini, polisi mengamankan 111 dokumen dan uang tunai lebih dari Rp 38 juta sebagai barang bukti. Kasus ini kini memasuki Tahap II.
Program Pemberdayaan Masyarakat dan Ketahanan Pangan
Selain fokus pada penegakan hukum, Polres Tebo juga aktif menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Mereka berhasil membangun tiga dapur SPPG di wilayah Tebo, Rimbo Bujang, dan Tebo Ilir, meskipun progres pembangunan beragam. Program ketahanan pangan juga dilaksanakan dengan baik, dengan luas lahan garapan mencapai 422,77 hektare. Hasil panen yang disetor ke Bulog tercatat mencapai 236.130 kilogram beras. Selain itu, Gerakan Pangan Murah juga berhasil menyalurkan 179 ton beras kepada 910 pembeli pada tahun 2025. Semua ini mencerminkan komitmen Polres Tebo untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan Infrastruktur yang Terus Berlanjut
Di bidang infrastruktur, pembangunan jembatan penghubung Desa Balai Rajo–Halim Pekanbaru juga terus berjalan. Proyek jembatan sepanjang 12 meter ini sudah mencapai 10% penyelesaian dan diperkirakan akan rampung pada Januari 2026. Dengan anggaran sebesar Rp 299.742.000, jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi di wilayah tersebut.
Prestasi Personel Polres Tebo di Bidang Olahraga dan Bela Diri
Polres Tebo juga mencatat prestasi luar biasa dari anggotanya di bidang olahraga dan bela diri. Beberapa personel berhasil meraih juara dalam berbagai kompetisi, seperti Bripda Jihan Luthfi Angeli yang meraih juara 1 Taekwondo Internasional, Briptu Ahmad Sultanah yang memenangkan emas dalam Shorinji Kempo kelas 75 kg, serta Bripda Aqsa Rapinda yang membawa pulang 2 emas dan 1 perak. Prestasi ini menambah kebanggaan Polres Tebo, yang juga mendapatkan penghargaan atas pemanfaatan lahan produktif tingkat Polda Jambi.
Komitmen Polres Tebo untuk Masa Depan
Dengan sederet pencapaian ini, Polres Tebo semakin mengukuhkan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mendorong kesadaran hukum, serta menjaga situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Tebo. Tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa Polres Tebo tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan perhatian besar pada kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. Polres Tebo siap melanjutkan upaya-upaya positif ini untuk menciptakan wilayah yang lebih aman dan sejahtera di masa depan.(AN)









