Jalan Desa Bukit Pulai Rusak Parah, Ancam Keselamatan Warga

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi jalan desa Bukit Pulai dalam kondisi rusak parah

Tampak kondisi jalan desa Bukit Pulai dalam kondisi rusak parah

KERINCI,JS– Jalan yang menghubungkan beberapa ruas di Desa Bukit Pulai, Kecamatan Danau Kerinci Barat kini rusak parah. Salah satunya, jalan yang terletak di lorong SMP penuh dengan lubang besar yang mengancam keselamatan pengendara dan pejalan kaki.

Rendi, seorang warga Bukit Pulai, mengungkapkan bahwa jalan di depan rumahnya, yang mengarah ke SMP 13, serta jalan menuju utara dan selatan desa hingga ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Talang Berdoa, sudah sangat buruk. “Yang paling mengkhawatirkan adalah jalan di depan rumah kami. Selain aspalnya hilang, kondisi jalan yang menurun sering menyebabkan kecelakaan,” katanya.

Baca Juga :  Jalan Semau Terpasang Portal, Kendaraan Sesuaikan Kapasitas

Kerusakan jalan ini mengganggu perjalanan warga dan meningkatkan risiko kecelakaan. Warga setempat kesulitan melintas, dan beberapa kecelakaan ringan sudah terjadi akibat kondisi jalan yang semakin buruk.

Baca Juga :  Diserahkan Bupati, 2.733 PPPK Paruh Waktu Kerinci Terima SK

Rendi berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci segera memperbaiki jalan tersebut. “Kami sangat berharap pihak berwenang bisa segera turun tangan sebelum ada korban jiwa,” ujarnya.

Warga Desa Bukit Pulai merasa jalan yang layak sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan. Mereka berharap pemerintah daerah memperhatikan keluhan ini karena jalan ini merupakan akses vital bagi kehidupan sehari-hari.

Dengan semakin banyaknya keluhan, warga berharap pemerintah daerah segera merespons dan memperbaiki jalan sebelum situasi semakin berbahaya.(AN)

Berita Terkait

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg

Berita Terbaru