Tanjabbar Catatkan 31 Korban Meninggal Akibat Lakalantas 2025

Polres Tanjabbar Rilis Pencapaian Tahun 2025

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi korban kecelakaan di Tanjabbar selama tahun 2025

Ilustrasi korban kecelakaan di Tanjabbar selama tahun 2025

TANJABBAR,JS- Tanjabbar Catatkan 31 Korban Meninggal Akibat Lakalantas 2025

Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) melaporkan sejumlah angka mencengangkan terkait kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025, dengan 31 orang tewas dan 135 kecelakaan tercatat.

Kecelakaan Lalu Lintas dan Peningkatan Pelanggaran

Baca Juga :  Pemkab Tanjabbar Gelar Operasi Pasar, Stok Komoditas Dipenuhi

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Agung Basuki, menyebutkan kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut menyebabkan 8 orang luka berat dan 179 orang luka ringan. Selain itu, pelanggaran lalu lintas meningkat dari 1.353 pelanggaran pada 2024 menjadi 1.464 pelanggaran pada 2025. Untuk mengatasi masalah ini, Polres Tanjab Barat menggelar berbagai operasi sepanjang tahun 2025. Operasi-operasi tersebut meliputi Operasi Keselamatan 2025, Operasi Pekat 1 Siginjai, Operasi Ketupat, Operasi Siginjai 2, Operasi Patuh, Operasi Antik Siginjai, Operasi Zebra, dan Operasi Mantap Jaran Siginjai, serta Operasi Lilin 2025.

Penurunan Kejahatan Umum dan Peningkatan Kasus Penyesalan

Baca Juga :  Razia ASN di Tanjabbar, Pegawai Kedapatan Santai di Warung

Namun demikian, meskipun kecelakaan lalu lintas meningkat, Kapolres Agung Basuki melaporkan penurunan kejahatan umum di Tanjab Barat. Secara keseluruhan, total kasus kejahatan turun sebesar 3,84 persen, dengan pengurangan 8 kasus dibandingkan tahun sebelumnya.  Di antara kasus menonjol yang terungkap adalah pembunuhan, pencurian, dan tindak pidana berat.

Kasus-Kasus Menonjol yang Terungkap

Beberapa kasus menonjol yang terungkap meliputi pembunuhan di Kampung Nelayan dan Tebing Tinggi, dengan tersangka Sumanto dan Jonson Manik. Semua kasus ini kini sudah memasuki tahap pelimpahan ke kejaksaan untuk proses hukum lebih lanjut.

Peningkatan Kasus Narkoba dan Pengungkapan Jaringan

Selain itu, kasus narkoba juga menunjukkan angka yang mencolok pada tahun 2025. Polres Tanjab Barat menangkap 89 tersangka dan menyita barang bukti narkoba, termasuk 386,71 gram ganja, 857,24 gram sabu, dan 33,5 gram ekstasi. Secara keseluruhan, laporan narkoba meningkat 82,18 persen dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan betapa seriusnya masalah peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Dukungan Masyarakat dan Harapan ke Depan

Di tengah berbagai tantangan sepanjang tahun 2025, Kapolres Agung Basuki menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat Tanjab Barat. “Berkat kerja keras dan kerjasama kita semua, kita berhasil mencatatkan prestasi yang patut diapresiasi. Kami berharap dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tanjab Barat,” ujar AKBP Agung Basuki dalam Rilis Akhir Tahun 2025.(AN)

Berita Terkait

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg

Berita Terbaru