TANJABBAR,JS- Jalan Lintas Timur Sumatera di KM 121 dan Desa Lubuk Terap, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Jambi, kembali bisa dilalui setelah sempat terendam banjir. Sejak Senin dini hari, 5 Januari, kendaraan dapat melintas dengan aman dari arah Riau maupun Jambi.
Kapolsek Merlung, AKP Agung Heru, memastikan bahwa kondisi jalan sudah pulih. “Jalan di KM 121 dan jalan lintas tengah Desa Lubuk Terap sudah bisa dilalui semua jenis kendaraan,” katanya saat dihubungi Antara. Meskipun demikian, petugas Polri tetap mengatur lalu lintas untuk menjaga kelancaran perjalanan.
Beberapa Wilayah di Tanjabbar Masih Terdampak Banjir
Meski sebagian besar wilayah sudah bebas banjir, beberapa titik di Tanjabbar, terutama Desa Tanjung Paku, masih terendam dengan ketinggian air sekitar 50 cm. Banjir berdampak pada sekitar 60 kepala keluarga (KK). Warga desa tersebut masih merasakan dampak banjir yang belum sepenuhnya surut.
Agung Heru menyatakan bahwa pihaknya terus memantau situasi di Desa Tanjung Paku. “Hari ini, personel Sabhara dan Polsek Merlung akan mengecek kondisi terkini dan membantu warga yang terdampak,” katanya.
Polri Tetap Mengatur Lalu Lintas di Wilayah Terdampak
Selama banjir, personel Satuan Lantas, Satuan Sabhara, dan Polsek Merlung mengatur lalu lintas untuk menghindari kemacetan dan memastikan kendaraan bisa melintas dengan aman. Meskipun situasi membaik, petugas Polri tetap berjaga untuk memantau perkembangan dan mendukung pemulihan wilayah yang terdampak.
Harapan Pemulihan dan Kembali Lancarnya Lalu Lintas
Dengan akses jalan lintas timur Sumatera yang kembali normal, masyarakat berharap mobilitas warga dan distribusi barang dapat berjalan lancar. Pihak kepolisian akan terus siaga untuk membantu warga yang terdampak dan menjaga kelancaran lalu lintas hingga situasi pulih sepenuhnya.(AN)









