JAMBI, JS — Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya memperkuat sektor pertanian dan perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Salah satu langkah strategis yang tengah diperjuangkan yakni pembangunan pabrik pengolahan kelapa dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Rencana tersebut menjadi angin segar bagi petani kelapa dalam, yang selama ini hanya mengandalkan penjualan hasil mentah tanpa dukungan industri pengolahan di daerah sendiri.
Menurutnya, keberadaan pabrik pengolahan di daerah akan menjadi game changer bagi perekonomian lokal. Petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga bisa mendapatkan nilai tambah dari produk turunan kelapa dalam, seperti minyak, santan, dan arang aktif.
“Kalau kita bisa mengolah sendiri, tentu nilai jualnya meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut naik,” kata Al Haris.
“Kita ingin Jambi bisa mengirim langsung produksi kelapa dalam ke Luar Negeri, seperti ke Malaysia. Tidak Harus melalui Dabok Singkep, Kepulauan Riau,” tegasnya.
Hal ini menunjukkan bahwa Jambi memiliki posisi strategis dalam rantai pasok kelapa dalam nasional maupun internasional.
“Kita ingin pabrik kelapa dalam pertama di Jambi di bangun di Tanjabtim, karena potensinya sudah ada,”sebutnya.(AN)









