LIFESTYLE,JS- Belakangan ini, media sosial dipenuhi tren unik: foto yang memadukan dua versi diri, masa kecil dan versi dewasa. Foto-foto ini bukan sekadar gambar biasa, tetapi karya seni bernuansa nostalgia yang berhasil memikat banyak orang. Berkat kecanggihan AI, kita kini bisa menghadirkan momen lama dalam bentuk visual yang menawan dan emosional.
Gemini AI: Alat Canggih untuk Menggabungkan Foto
Salah satu AI yang sedang ramai digunakan adalah Google Gemini, platform multimodal yang tidak hanya membuat gambar realistis tetapi juga mengekspresikan emosi lewat visual. Dengan fitur ImageFX, pengguna dapat menyulap foto sederhana menjadi karya seni hanya dalam beberapa langkah mudah.
Persiapan Foto: Kunci Hasil Maksimal
Sebelum mulai, pastikan kamu menyiapkan dua foto: satu saat masih anak-anak dan satu lagi versi dewasa. Pilih foto dengan pose serupa untuk membuat hasilnya terlihat lebih natural dan meyakinkan. Kualitas foto yang cukup tinggi juga membantu AI menghasilkan gambar yang lebih detail.
Langkah-langkah Membuat Foto Nostalgia
-
Buka Gemini AI melalui gemini.google.com atau aplikasi di ponsel, kemudian masuk dengan akun Google.
-
Unggah kedua foto menggunakan ikon Tambah File (+).
-
Tuliskan prompt yang detail di kolom chat. Prompt yang jelas akan membantu AI menciptakan gambar yang menakjubkan.
-
Tunggu proses selesai, lalu simpan hasilnya. Jika ingin, revisi prompt hingga kamu puas dengan hasil akhir.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu bisa langsung membuat foto nostalgia yang siap dibagikan di media sosial.
Tips Prompt untuk Hasil Maksimal
Agar Gemini bekerja optimal, gunakan prompt dalam bahasa Inggris. Berikut lima contoh prompt yang bisa langsung dicoba:
-
Nostalgic Embrace Polaroid Effect
Memotret pelukan hangat antara versi dewasa dan anak-anak dengan efek Polaroid, pencahayaan hangat, dan latar belakang tirai putih. -
Hand Holding Faded Polaroid
Menampilkan momen candid dalam Polaroid vintage, dengan fokus pada emosi dan tekstur foto yang sedikit pudar. -
Filmic Flash Candid
Mengambil foto gaya film dengan sedikit grain, menampilkan pelukan kakak-adik secara natural. -
Meaningful Gaze with White Curtain
Snapshot Polaroid dengan latar tirai putih, menonjolkan tatapan penuh makna dari versi dewasa ke versi anak-anak. -
Funny and Cute Concept
Konsep lucu dan imut, misalnya versi dewasa mencubit hidung versi kecil, tetap menjaga ekspresi wajah asli.(AN)









