KESEHATAN,JS– Kekurangan oksigen atau hipoksia bisa menyerang tubuh dengan cepat dan berdampak serius. Organ vital seperti otak, jantung, dan otot sangat bergantung pada oksigen untuk bekerja optimal. Menurut American Lung Association, gejala hipoksia bisa muncul hanya dalam hitungan menit.
Sayangnya, banyak tanda awal terlihat ringan sehingga sering diabaikan. Berikut 10 gejala yang perlu diperhatikan:
1. Napas Terasa Pendek atau Cepat
Ketika oksigen menurun, tubuh otomatis meningkatkan laju pernapasan. Mama mungkin merasa napas lebih dangkal atau perlu bernapas lebih cepat, bahkan saat sedang beristirahat. Napas pendek menandakan tubuh sedang berjuang mendapatkan oksigen.
2. Bibir atau Wajah Tampak Kebiruan
Perhatikan warna bibir dan ujung jari. Bila terlihat kebiruan atau pucat, tubuh kekurangan oksigen. Kondisi ini disebut sianosis dan menunjukkan penurunan saturasi oksigen yang serius.
3. Mudah Lelah Meski Aktivitas Ringan
Oksigen yang rendah membuat sel-sel tubuh kesulitan menghasilkan energi. Akibatnya, Mama cepat lelah meski hanya melakukan aktivitas ringan. Bahkan istirahat cukup tidak selalu mengembalikan tenaga.
4. Sakit Kepala Muncul Tiba-tiba
Otak membutuhkan oksigen dalam jumlah besar. Kekurangan oksigen membuat pembuluh darah melebar sehingga muncul sakit kepala berdenyut atau pusing. Gejala ini sering muncul mendadak dan bisa disertai penurunan konsentrasi.
5. Detak Jantung Menjadi Lebih Cepat
Untuk mengatasi kekurangan oksigen, jantung bekerja lebih keras. Mama mungkin merasakan jantung berdebar atau ritme tidak teratur. Peningkatan denyut jantung merupakan tanda tubuh sedang berupaya mendistribusikan oksigen lebih efisien.
6. Sulit Konsentrasi atau Bingung
Otak yang kekurangan oksigen cepat kehilangan fokus. Mama bisa merasa bingung, sering lupa, atau seperti “melayang”. Kondisi ini biasanya disertai pusing atau sakit kepala.
7. Kulit Dingin dan Lembap
Tubuh memprioritaskan organ vital, sehingga aliran darah ke kulit berkurang. Mama mungkin merasakan kulit dingin dan lembap, terutama di tangan dan kaki.
8. Mual hingga Ingin Muntah
Penurunan oksigen memengaruhi sistem pencernaan. Mama bisa merasa mual, ingin muntah, atau kehilangan nafsu makan. Gejala ini sering muncul bersamaan dengan pusing atau kelelahan.
9. Kram Otot atau Tubuh Gemetar
Otot membutuhkan oksigen untuk kontraksi normal. Kekurangan oksigen membuat otot cepat lelah, tegang, atau bergetar. Mama mungkin merasakan kram atau kedutan tanpa sebab jelas.
10. Mengantuk Berlebihan atau Sulit Tetap Terjaga
Otak yang kekurangan oksigen memicu rasa kantuk ekstrem. Mama mungkin sulit membuka mata, cepat mengantuk, atau ingin tidur sepanjang hari. Tubuh mencoba menghemat energi agar oksigen yang tersedia digunakan secara maksimal.(AN)









