TEBO,JS– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk tahun 2026 aman dan siap digunakan kapan saja.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tebo, Arif Haryoko, menyatakan Pemkab Tebo memiliki stok CBP sebanyak 14,5 ton yang disimpan di Perum Bulog Muara Bungo. Pemkab menyiapkan cadangan ini dari anggaran 2025 khusus untuk kebutuhan 2026.
“Stok CBP ini aman dan siap kami gunakan sewaktu-waktu,” kata Arif
Selain itu, Arif menjelaskan bahwa pada 2025, Pemkab Tebo menyalurkan CBP kepada masyarakat terdampak banjir sebanyak 7.588 kilogram. Pemerintah menggunakan anggaran CBP 2024 untuk penyaluran itu.
Menurut Arif, ketersediaan CBP sangat penting. Stok ini membantu pemerintah menghadapi bencana alam, gagal panen, atau kondisi sosial yang mengancam ketahanan pangan masyarakat.
“Stok harus selalu tersedia karena kita tidak pernah tahu kapan masyarakat akan membutuhkannya. Oleh karena itu, meskipun tahun sebelumnya tidak seluruh stok terpakai, pemerintah tetap menyiapkan cadangan baru agar buffer stock tetap terjaga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa Pemkab Tebo mengadakan stok CBP 2026 sebagai cadangan baru, bukan sisa tahun sebelumnya. Namun, jika bencana besar terjadi dan pemerintah harus menyalurkan lebih banyak, buffer stock tentu bisa menipis.
Pemkab Tebo menggunakan cadangan beras di Bulog Muara Bungo untuk membantu masyarakat terdampak banjir, kebakaran, atau musibah lain sesuai ketentuan.
Dengan ketersediaan ini, Pemkab Tebo berharap memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pangan sepanjang 2026.(AN)









