Cegah Superflu H3N2, Ini Saran Pakar Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi vaksin

Ilustrasi vaksin

KESEHATAN,JS– Kasus superflu kembali menyita perhatian publik setelah seorang pasien dengan penyakit penyerta (komorbid) meninggal dunia di Bandung. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa kematian pasien tidak murni disebabkan virus, melainkan oleh adanya komorbid yang memengaruhi kondisi tubuh.

Komorbid Bisa Perberat Risiko

Baca Juga :  Kasus Meninggal Bukan Virus Baru, Ini Fakta “Super Flu”

Dr. Ari Baskoro, pengajar Divisi Alergi-Imunologi Klinik FK Unair Surabaya, menekankan bahwa kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat. Ia menjelaskan, superflu biasanya merupakan penyakit musiman yang bisa sembuh sendiri, tetapi orang dengan sistem imun lemah menghadapi risiko komplikasi serius.

“Komorbid yang sebelumnya stabil bisa memperberat kondisi saat tubuh terinfeksi virus,” ujarnya. Ia menambahkan, lansia di atas 65 tahun dan balita harus lebih waspada. Lansia mengalami kemunduran fungsi imun, sementara imun balita belum berkembang sempurna.

Pencegahan: Vaksinasi dan Hidup Sehat

Baca Juga :  Soal Super Flu yang Mewabah, Ini Penjelasan Kemenkes

Dr. Ari menekankan, masyarakat harus fokus pada pencegahan. Ia menyarankan vaksinasi dan hidup bersih serta sehat sebagai langkah utama, sama seperti prinsip pencegahan Covid-19. Vaksin influenza membantu melatih sistem imun. Dua minggu setelah vaksinasi, tubuh mampu mengenali dan menanggulangi virus secara lebih efektif.

Superflu tipe Influenza A (H3n2) Subclade K sudah menyebar di 80 negara, termasuk Indonesia. Para ahli memperkirakan penyebaran akan melandai hingga Februari 2026. Berdasarkan pola epidemiologi, Unair juga menyarankan pemerintah mempertimbangkan vaksinasi bagi calon jamaah haji sesuai indikasi.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Baca Juga :  Superflu, DPR Desak Kemenkes Percepat Evaluasi Vaksin

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengeluarkan Surat Kewaspadaan Penyakit Influenza A (H3n2) Subclade K pada 7 Januari 2026. Masyarakat perlu mengenali gejala berikut:

  • Demam tinggi hingga 39–41°C

  • Nyeri otot dan sendi hebat disertai rasa lemas

  • Sakit kepala berat yang mengganggu konsentrasi

  • Gangguan saluran pernapasan, termasuk sakit tenggorokan dan batuk kering

Cara Penularan

Virus influenza menular melalui beberapa jalur. Orang bisa terinfeksi melalui percikan droplet dari batuk atau bersin, kontak langsung dengan pasien, atau kontak tidak langsung melalui benda terkontaminasi.

Dr. Ari menekankan, vaksinasi dan kebersihan merupakan langkah paling efektif untuk melindungi diri dari superflu, terutama bagi kelompok rentan. Ia menegaskan, kesadaran masyarakat menjadi kunci mencegah penyebaran virus.(Tim)

Berita Terkait

Khasiat Biji Alpukat untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Kolesterol hingga Cegah Kanker? Ini Faktanya
Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri
RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?
Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban
ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen
Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator
Resmi, Ini Daftar Tarif Listrik PLN Juli-September 2026
Cara Klaim Kacamata Gratis Pakai BPJS Kesehatan, Simak Syarat Lengkapnya
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:02 WIB

Khasiat Biji Alpukat untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Kolesterol hingga Cegah Kanker? Ini Faktanya

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:01 WIB

RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:11 WIB

Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:21 WIB

ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen

Berita Terbaru