Petani Kerinci Tebang Casiavera, Pilih Tanam Kopi

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kebun kopi milik petani Kecamatan Gunung Raya

Tampak kebun kopi milik petani Kecamatan Gunung Raya

KERINCI,JS– Harga casiavera di Kabupaten Kerinci terus menurun. Akibatnya, sejumlah petani, terutama di Kecamatan Gunung Raya, menebang dan memanen tanaman mereka meski belum berumur lama.

Adli, salah seorang petani di Gunung Raya, mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menebang casiavera yang masih muda.

Baca Juga :  Mayoritas Desa di Kerinci Realisasikan Program Ketahanan Pangan

“Saat ini, komoditas kopi lebih menggiurkan. Selain itu, masa panennya lebih cepat, hanya 3–4 tahun. Sedangkan casiavera membutuhkan belasan hingga puluhan tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Objek Wisata Milik Pemkab Kerinci Kalah Tenar

Adli menambahkan bahwa sebagian besar petani di Kecamatan Gunung Raya telah beralih menanam kopi menggantikan casiavera. Selain karena masa panen yang lama, mereka juga khawatir soal keamanan casiavera. “Apalagi saat harga mendadak naik, pencuri sering datang dan terus meneror petani,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Rusak Parah di Renah Pemetik Kerinci Picu Kerugian Petani, Warga Desak Aksi Nyata Pemerintah

Dengan demikian, fenomena ini menunjukkan bahwa petani mempertimbangkan faktor ekonomi dan keamanan saat memilih jenis tanaman yang akan mereka budidayakan.(AN)

Berita Terkait

Komplotan Perampok Emas Rp75 Juta di Kerinci Dibekuk, Polisi Temukan Jimat Misterius
Bupati Monadi Pastikan RSUD Bukit Kerman Siap Layani Pasien BPJS
Open Donasi untuk Ananda Oki, Korban Kecelakaan Asal Desa Pinggir Air Sungai Penuh Berjuang Jalani Perawatan Intensif
Krisis Sampah Ancam Lingkungan, Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Gandeng KLH dan DPR RI Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah
Kejari Tebo Tahan Kades dan Bendahara Desa Sungai Pandan, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1,16 Miliar Terungkap
DPRD Merangin Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda, Dorong Peningkatan PAD dan Tata Kelola Keuangan Daerah
Pengukuran Pakaian Mulai Dilaksanakan, Program Pembagian Seragam Sekolah Gratis Alfin-Azhar Segera Direalisasikan
Gubernur Al Haris Murka! Banyak Kepala OPD Jambi Mangkir dari Rapat DPRD, Ancam Evaluasi dan Job Fit Agustus 2026
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Komplotan Perampok Emas Rp75 Juta di Kerinci Dibekuk, Polisi Temukan Jimat Misterius

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bupati Monadi Pastikan RSUD Bukit Kerman Siap Layani Pasien BPJS

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:01 WIB

Open Donasi untuk Ananda Oki, Korban Kecelakaan Asal Desa Pinggir Air Sungai Penuh Berjuang Jalani Perawatan Intensif

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Krisis Sampah Ancam Lingkungan, Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Gandeng KLH dan DPR RI Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:01 WIB

Kejari Tebo Tahan Kades dan Bendahara Desa Sungai Pandan, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1,16 Miliar Terungkap

Berita Terbaru