JAMBI,JS– Wabup Kerinci Dorong Koperasi Perkuat Pasok Pangan Lokal
Wakil Bupati Kerinci, Murison, menghadiri Rapat Koordinasi Sosialisasi Peran Koperasi dalam Penguatan Rantai Pasok Berbasis Bahan Baku Pangan Lokal Wakil Bupati Kerinci, Murison, menghadiri Rapat Koordinasi Sosialisasi Peran Koperasi dalam Penguatan Rantai Pasok Berbasis Bahan Baku Pangan Lokaldi Hotel Mahkota Sutis, Provinsi Jambi, pada 22–26 Januari 2026.
Kegiatan ini mempertemukan perwakilan pemerintah daerah, pengurus koperasi, pemangku kepentingan sektor pangan, serta unsur terkait dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Melalui forum tersebut, para peserta memperkuat koordinasi antarwilayah dalam membangun sistem pangan daerah.
Fokus Bangun Rantai Pasok Berkelanjutan
Selain menjadi ajang konsolidasi, rapat ini membahas penguatan sinergi lintas sektor secara intensif. Para peserta menargetkan terbentuknya rantai pasok pangan yang berkelanjutan, efisien, dan berpihak pada produsen lokal.
Melalui pendekatan tersebut, koperasi berperan aktif sebagai penghubung antara petani, pelaku usaha, dan program pangan nasional. Dengan peran ini, daerah mampu menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Potensi Pangan Lokal Kerinci Sangat Besar
Dalam forum itu, Murison menegaskan bahwa Kabupaten Kerinci memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pangan lokal. Pemerintah daerah dapat mengintegrasikan potensi tersebut ke dalam sistem rantai pasok koperasi secara optimal.
“Kerinci memiliki sumber pangan lokal yang sangat melimpah, mulai dari komoditas hortikultura, sayuran, hingga produk olahan masyarakat. Jika koperasi mengelola potensi ini dengan baik, petani memperoleh kesejahteraan dan masyarakat mendapatkan pangan bergizi,” ujar Murison.
Koperasi Perkuat Pembangunan Sosial
Selanjutnya, Murison menilai penguatan koperasi tidak hanya menyentuh aspek ekonomi. Pemerintah juga menempatkan koperasi sebagai bagian dari strategi pembangunan sosial yang berdampak langsung pada masyarakat.
Menurutnya, koperasi yang kuat mendukung program nasional peningkatan gizi melalui penyediaan bahan pangan lokal yang sehat, aman, dan terjangkau.
Dorong Tata Kelola Koperasi Profesional
Murison kemudian menekankan pentingnya membangun koperasi yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemerintah daerah mendorong koperasi agar menerapkan manajemen modern dan akuntabel.
“Kita harus mendorong koperasi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat. Dengan manajemen yang kuat dan kebijakan yang tepat, koperasi menghubungkan petani, produsen lokal, dan program penyediaan makanan bergizi,” tegasnya.
Dukung Program SPPG dan Ekonomi Kerakyatan
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. Pemerintah juga mengarahkan kegiatan ini untuk mendukung penyediaan makanan bergizi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Melalui pemanfaatan bahan pangan lokal, pemerintah daerah mendorong program pangan berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.(AN)









