Wall Street Dibuka Beragam, Investor Fokus Laporan Keuangan

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indeks Utama Wall Street dibuka beragam  dengan S&P 500 dan Dow dibuka naik karena investor bersiap untuk serangkaian laporan keuangan perusahaan besar yang signifikan

Indeks Utama Wall Street dibuka beragam dengan S&P 500 dan Dow dibuka naik karena investor bersiap untuk serangkaian laporan keuangan perusahaan besar yang signifikan

BISNIS, – Bursa saham AS dibuka beragam pada perdagangan. Indeks S&P 500 dan Dow Jones naik tipis, sementara Nasdaq bergerak datar, karena investor bersiap menyambut rangkaian laporan keuangan perusahaan besar dan keputusan kebijakan moneter Federal Reserve yang sangat dinantikan.

Dow dan S&P 500 Memimpin Kenaikan, Nasdaq Melemah Tipis

Baca Juga :  Danantara Ambil Alih Saham Rumah Sakit Pertamina

Pada pukul 09:30 pagi ET, Dow Jones Industrial Average naik 88,92 poin atau 0,18% ke level 49.187,63. S&P 500 bertambah 8,82 poin atau 0,12% menjadi 6.924,43. Sementara itu, Nasdaq Composite turun tipis 6,29 poin atau 0,03% ke level 23.494,96.

Pasar mencoba pulih dari kerugian pekan lalu, terutama setelah mantan Presiden Donald Trump menurunkan ancaman tarif terhadap Uni Eropa terkait sengketa Greenland. Meski begitu, ketiga indeks utama tetap mencatat penurunan mingguan.

Investor Fokus pada Laporan Pendapatan Perusahaan Besar

Minggu ini, setidaknya 102 perusahaan dalam S&P 500 dijadwalkan merilis laporan keuangan. Empat anggota “Magnificent 7” — Apple, Microsoft, Meta, dan Tesla — menjadi sorotan utama. Investor ingin melihat apakah perusahaan besar ini mampu mempertahankan pertumbuhan pendapatan yang kuat.

Dari 64 perusahaan yang sudah melaporkan hingga Jumat lalu, hampir 80% mencatat hasil di atas ekspektasi analis, menurut data LSEG. Investor kini menilai bagaimana perusahaan mengelola investasi di bidang kecerdasan buatan (AI). Dengan valuasi tinggi di sektor teknologi, panduan keuangan ke depan menjadi sangat penting, dan kesalahan kecil bisa memicu penyesuaian investasi AI.

Salah satu contoh, saham Intel turun 1,6% setelah Jumat lalu merosot tajam karena laba dan pendapatan kuartalan di bawah perkiraan.

Federal Reserve: Suku Bunga Stabil di Tengah Kekhawatiran

Baca Juga :  Bisnis Ternak Kambing: Peluang Menjanjikan

Federal Reserve memulai pertemuan dua hari pada Selasa, dan pasar sebagian besar memperkirakan suku bunga tetap stabil. Namun, kekhawatiran muncul terkait independensi bank sentral setelah Departemen Kehakiman menyelidiki Ketua Fed Jerome Powell. Trump juga menyinggung kemungkinan keputusan tentang calon Ketua Fed berikutnya akan diumumkan segera.

Risiko Penutupan Pemerintah dan Ketegangan Politik

Investor juga mencermati batas waktu pendanaan pemerintah pada 30 Januari. Penembakan fatal kedua oleh agen federal di Minneapolis meningkatkan pengawasan terhadap kebijakan imigrasi Trump. Pemimpin minoritas Senat, Chuck Schumer, menegaskan Partai Demokrat akan menolak undang-undang yang mencakup pendanaan untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Saham Pertambangan dan Teknologi Naik Signifikan

Sektor pertambangan mencatat kenaikan kuat. USA Rare Earth melonjak 20,8% setelah pemerintah AS mengambil 10% saham perusahaan dalam paket investasi utang dan ekuitas senilai US$ 1,6 miliar. Saham lain juga naik, termasuk United States Antimony (+8,6%), MP Materials (+4%), dan Critical Metals (+3,4%).

Di sektor teknologi, CoreWeave naik 10,6% setelah Nvidia mengumumkan investasi US$ 2 miliar di perusahaan infrastruktur cloud. Langkah ini memperkuat ekspektasi pertumbuhan di bidang AI dan layanan komputasi awan.(TIM)

Berita Terkait

Bunga Mekaar Turun Jadi 8%, OJK Bicara Nasib Pinjaman Produktif Pinjol
BEI Kembali Buka Short Selling Mulai 15 September 2026, Simak Cara Kerja dan Risikonya
13 Bank Ditutup OJK hingga September 2026, Cek Daftar dan Cara Nasabah Klaim Dana di LPS
IHSG Ambruk di Sesi I Senin 14 September 2026, 3 Sektor Ini Paling Tertekan
Bunga Deposito September 2026: BRI, BNI, Mandiri, BCA, dan BTN, Mana yang Paling Menguntungkan?
Nasabah Meninggal, Uang di Bank ke Mana? Ini Cara Klaim Tabungan dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 8 September 2026 Turun, Cek Daftar 24K hingga 9K dan Harga Buyback
IHSG Hari Ini 7 September 2026 Dibuka Merah di 6.626, Saham HRTA Anjlok, KLBF Justru Melonjak
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:31 WIB

BEI Kembali Buka Short Selling Mulai 15 September 2026, Simak Cara Kerja dan Risikonya

Senin, 14 September 2026 - 19:01 WIB

13 Bank Ditutup OJK hingga September 2026, Cek Daftar dan Cara Nasabah Klaim Dana di LPS

Senin, 14 September 2026 - 17:01 WIB

IHSG Ambruk di Sesi I Senin 14 September 2026, 3 Sektor Ini Paling Tertekan

Kamis, 10 September 2026 - 07:26 WIB

Bunga Deposito September 2026: BRI, BNI, Mandiri, BCA, dan BTN, Mana yang Paling Menguntungkan?

Selasa, 8 September 2026 - 18:01 WIB

Nasabah Meninggal, Uang di Bank ke Mana? Ini Cara Klaim Tabungan dan Dokumen yang Harus Disiapkan

Berita Terbaru