JAKARTA,JS – Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menargetkan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dapat beroperasi penuh pada akhir 2026.
Program ini bertujuan mengembalikan ekonomi Indonesia ke khittah-nya, sesuai ideologi ekonomi Pancasila, sekaligus mendorong ekonomi kerakyatan di desa.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan percepatan pembangunan fisik KDMP, sementara Menkop Ferry optimistis seluruh koperasi dapat beroperasi penuh pada akhir 2026.
Pemerintah menargetkan pembangunan tahap awal pada 40.000 bidang tanah di November, dan meningkat menjadi 40.000–50.000 titik pada Desember.
Koperasi Desa Merah Putih dirancang mengelola kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari sembako, apotek, hingga klinik desa, dengan gudang, kantor, dan sistem logistik terintegrasi.
Menkop Ferry menegaskannya program ini akan meningkatkan partisipasi anggota koperasi, volume usaha, serta aset koperasi, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Tentunya nanti aset koperasi dan volume usaha akan naik drastis, memberdayakan masyarakat desa,” ujar Ferry.
Program ini menegaskan komitmen pemerintah memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui koperasi modern berbasis ideologi Pancasila.(AN)









