Gebrakan Baru! Sungai Penuh Permudah Akses Keuangan, UMKM Siap Melesat

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Sungai Penuh Gandeng OJK dan Perbankan dalam meningkatkan UMKM

Pemerintah Kota Sungai Penuh Gandeng OJK dan Perbankan dalam meningkatkan UMKM

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mempercepat perluasan akses keuangan bagi masyarakat dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejumlah lembaga perbankan nasional. Kolaborasi strategis ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (6/5/2026), dan langsung menargetkan peningkatan inklusi keuangan serta penguatan sektor UMKM.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kerakyatan. Pemerintah kota tidak hanya fokus pada pertumbuhan angka ekonomi, tetapi juga memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses layanan keuangan yang mudah, aman, dan terjangkau.

Selain itu, kolaborasi ini mempertegas komitmen daerah dalam menghadirkan sistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

TPAKD Jadi Motor Penggerak Inklusi Keuangan

Melalui kerangka Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkot Sungai Penuh menegaskan arah kebijakan ekonomi yang lebih progresif. Program ini berfungsi sebagai wadah koordinasi antara pemerintah daerah, regulator, dan lembaga keuangan.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menekankan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat kesulitan mendapatkan akses permodalan. Oleh karena itu, pemerintah mendorong hadirnya solusi konkret melalui kerja sama dengan sektor keuangan.

Dengan adanya TPAKD, berbagai program strategis langsung diarahkan pada:

  • Perluasan akses kredit UMKM
  • Peningkatan literasi keuangan masyarakat
  • Penguatan ekosistem ekonomi daerah
  • Digitalisasi layanan keuangan

Langkah ini sekaligus membuka peluang besar bagi pelaku usaha kecil untuk naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Kolaborasi Perbankan Perkuat Pembiayaan UMKM

Sejumlah lembaga keuangan turut ambil bagian dalam kolaborasi ini, di antaranya:

  • Bank Negara Indonesia (BNI)
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  • Bank Mandiri
  • Bank Syariah Indonesia
  • Pegadaian
  • Bank Jambi
  • Bank Perkreditan Rakyat Kerinci
  • Permodalan Nasional Madani melalui program ULaMM Syariah

Kehadiran berbagai lembaga tersebut memperluas pilihan pembiayaan bagi masyarakat. Pelaku UMKM kini tidak lagi bergantung pada satu sumber modal, melainkan bisa memilih skema pembiayaan sesuai kebutuhan dan kapasitas usaha.

Selain itu, bank-bank tersebut juga menawarkan berbagai program unggulan seperti kredit usaha rakyat (KUR), pembiayaan syariah, hingga layanan keuangan digital.

Dampak Langsung bagi UMKM dan Pelaku Usaha Lokal

Kolaborasi ini membawa dampak signifikan bagi pelaku UMKM di Sungai Penuh. Banyak pelaku usaha selama ini menghadapi kendala klasik, seperti sulitnya akses kredit, minimnya literasi keuangan, hingga terbatasnya jaminan.

Baca Juga :  Desa Cantik 2026 Resmi Diluncurkan di Sungai Penuh: Strategi Data Cerdas untuk Tingkatkan Ekonomi dan Transparansi Desa

Kini, kondisi tersebut mulai berubah.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan lembaga keuangan, pelaku UMKM dapat:

  • Mengakses modal usaha dengan bunga ringan
  • Mendapatkan edukasi pengelolaan keuangan
  • Memanfaatkan layanan perbankan digital
  • Mengembangkan usaha secara berkelanjutan

Lebih jauh lagi, peningkatan akses keuangan juga membantu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Literasi Keuangan Jadi Prioritas Utama

Tidak hanya fokus pada pembiayaan, Pemkot Sungai Penuh juga mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat. Pemerintah menyadari bahwa akses keuangan tanpa pemahaman yang baik justru dapat menimbulkan risiko baru.

Karena itu, program edukasi keuangan menjadi bagian penting dalam kerja sama ini.

Melalui sosialisasi dan pelatihan, masyarakat diajak untuk:

  • Memahami produk keuangan
  • Mengelola keuangan secara bijak
  • Menghindari praktik pinjaman ilegal
  • Memanfaatkan teknologi finansial

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang tidak hanya memiliki akses keuangan, tetapi juga cerdas dalam menggunakannya.

Digitalisasi Jadi Kunci Transformasi Ekonomi

Seiring perkembangan teknologi, digitalisasi menjadi faktor penting dalam mempercepat inklusi keuangan. Pemerintah Kota Sungai Penuh mendorong pemanfaatan layanan keuangan berbasis digital untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Perbankan kini menghadirkan berbagai inovasi seperti:

  • Mobile banking
  • Internet banking
  • Dompet digital
  • Pembayaran non-tunai

Dengan teknologi ini, masyarakat dapat melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor bank.

Selain itu, digitalisasi juga membantu meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam sistem keuangan daerah.

Baca Juga :  Pendataan Ulang Honorer 2026 Resmi Disiapkan: Peluang Jadi ASN & Gaji Naik, Honorer Kerinci–Sungai Penuh Bersiap!

Strategi Jangka Panjang: Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Pemkot Sungai Penuh tidak hanya fokus pada hasil jangka pendek. Pemerintah juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Beberapa langkah strategis yang disiapkan antara lain:

  • Memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke desa
  • Mendorong kolaborasi berkelanjutan dengan sektor swasta
  • Mengembangkan ekosistem UMKM berbasis digital
  • Meningkatkan daya saing produk lokal

Dengan strategi ini, Sungai Penuh berpotensi menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi inklusif terbaik di Provinsi Jambi.

Peluang Besar bagi Investor dan Pelaku Usaha

Kolaborasi antara pemerintah dan sektor keuangan juga membuka peluang besar bagi investor. Dengan meningkatnya akses keuangan dan dukungan terhadap UMKM, iklim investasi di Sungai Penuh semakin menarik.

Investor dapat melihat potensi besar pada sektor:

  • UMKM berbasis lokal
  • Industri kreatif
  • Pertanian dan perkebunan
  • Perdagangan digital

Selain itu, stabilitas ekonomi daerah yang terus meningkat menjadi faktor tambahan yang menarik minat investasi.

Akses Keuangan Jadi Kunci Kemajuan Daerah

Langkah Pemkot Sungai Penuh dalam menggandeng OJK dan perbankan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Kolaborasi ini tidak hanya membuka akses permodalan, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan, memperkuat UMKM, dan mendorong digitalisasi ekonomi.

Jika program ini berjalan optimal, Sungai Penuh berpeluang besar menjadi contoh sukses daerah dalam membangun ekonomi berbasis inklusi keuangan.(AN)

Berita Terkait

Pilgub Jambi 2029 Mulai Memanas, Syarif Fasha Nyatakan Siap Maju
Kebakaran Lahan Gambut Muaro Jambi Makin Meluas, 15 Hektare Terbakar: 3 Pesawat Water Bombing Dikerahkan
Ranperda Sungai Penuh Masuk Tahap Penting, Sekda Alpian Minta Regulasi Segera Disempurnakan
Harga BBM Pertamina 8 Agustus 2026 di Jambi: Pertamax Rp16.300, Ini Daftar Lengkap Terbaru
Bungo Pintar Resmi Diluncurkan, Wamen Dikdasmen Dorong Integrasi Teknologi Pendidikan dengan Rumah Pendidikan
ASN Sungai Penuh Wajib Tahu! Ini 7 Tahapan Hukuman Disiplin PNS, dari Teguran hingga Pemberhentian
Karhutla Mulai Jadi Ancaman, BPBD Kerinci Minta Warga Hentikan Kebiasaan Bakar Lahan
Kabar Gembira PNS! Pengusulan Satyalancana Karya Satya Kota Sungai Penuh Resmi Dibuka, Ini Syarat, Link Daftar dan Cara Pengajuannya
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Pilgub Jambi 2029 Mulai Memanas, Syarif Fasha Nyatakan Siap Maju

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Kebakaran Lahan Gambut Muaro Jambi Makin Meluas, 15 Hektare Terbakar: 3 Pesawat Water Bombing Dikerahkan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Ranperda Sungai Penuh Masuk Tahap Penting, Sekda Alpian Minta Regulasi Segera Disempurnakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Harga BBM Pertamina 8 Agustus 2026 di Jambi: Pertamax Rp16.300, Ini Daftar Lengkap Terbaru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Bungo Pintar Resmi Diluncurkan, Wamen Dikdasmen Dorong Integrasi Teknologi Pendidikan dengan Rumah Pendidikan

Berita Terbaru