Alasan Insomnia, Pasangan Muda di Tanjabtim Tanam Ganja di Rumah

Diamankan Polisi

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tanaman ganja

Ilustrasi tanaman ganja

TANJABTIM,JS – Kepolisian Resor Tanjung Jabung Timur menangkap sepasang pria dan wanita yang menanam serta menggunakan Narkotika jenis ganja di lingkungan rumah mereka. Keduanya beralasan menggunakan narkotika tersebut untuk mengatasi gangguan tidur atau insomnia.

Pasangan itu berinisial MTS (23) dan SJ alias M (26). MTS tercatat sebagai warga Desa Majelis Hidayah, Kecamatan Kuala Jambi, dan tinggal di Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muara Sabak Barat. Sementara itu, SJ merupakan warga Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi.

Baca Juga :  Warga Tanjabtim Resah, Buaya Muncul di Pemukiman

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba Polres Tanjabtim langsung melakukan penyelidikan pada Selasa, 13 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.

Polisi Gerebek Rumah di Perumahan Edelweis

Baca Juga :  Pelaku Penipuan Haji di Tanjabtim Ternyata Seorang ASN

Selanjutnya, sekitar pukul 16.30 WIB, petugas menggerebek sebuah rumah di Perumahan Edelweis RT 017 RW 004, Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muara Sabak Barat. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan tersangka MTS.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan badan dan rumah. Dari penggeledahan, polisi menemukan satu linting kertas papir berisi daun kering yang diduga ganja, satu klip plastik berisi daun kering ganja, kertas papir, dan korek api.

Temukan Bibit dan Tanaman Ganja di Belakang Rumah

Di bagian belakang rumah, petugas mendapati satu pot bekas ember cat berisi batang tanaman ganja kering.

Barang bukti narkotika jenis ganja yang diamankan memiliki berat bersih 0,91 gram. Saat petugas memperlihatkan barang bukti tersebut, MTS mengakui bahwa ganja itu miliknya.

Lebih lanjut, MTS menyebut ganja tersebut ia peroleh dari seorang perempuan berinisial SJ alias M.

Baca Juga :  Marak Narkoba dan Judol, Polres Merangin Sosialisasi ke Sekolah

Pengembangan Kasus Berujung Penangkapan Pelaku Kedua

Berdasarkan pengakuan itu, tim Satresnarkoba langsung melakukan pengembangan. Hasilnya, sekitar pukul 23.00 WIB di hari yang sama, polisi menangkap SJ alias M di wilayah Kecamatan Geragai.

Petugas melakukan penggeledahan badan terhadap SJ dengan disaksikan warga setempat bernama Silvi Agustin. Polisi kemudian membawa tersangka ke Mapolres Tanjabtim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui ganja tersebut merupakan milik bersama. Mereka membeli narkotika itu secara patungan dengan harga Rp250 ribu per orang dan menggunakannya untuk konsumsi pribadi.

Selain itu, keduanya mengaku menanam kembali biji ganja sisa pemakaian.

“Keduanya mendapatkan ganja dari seorang laki-laki berinisial R yang berada di Kota Jambi. Alasan penggunaan ganja karena mengalami gangguan tidur atau insomnia,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Tanjabtim, AKP Charles.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijeart dengan Pasal 111 ayat (1) dan/atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Pasal 610 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana disesuaikan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polisi mencatat kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp13.650. Selain itu, aparat mengklaim telah menyelamatkan empat orang dari potensi bahaya penyalahgunaan narkotika.

Hingga kini, penyidik masih mendalami keterangan kedua tersangka guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.(TIM)

Berita Terkait

Besok Jadi Hari Penentuan, Siapa Tiga Besar Calon 5 Kepala OPD Sungai Penuh?
Bagi Masyarakat Jambi, Pahami ISPA pada Anak: Gejala, Faktor Risiko, dan Kapan Harus ke Dokter
Waspada Dampak Kabut Asap di Kerinci, Dinkes Instruksikan Puskesmas dan RSUD Siaga
Jika Persoalan Asset Belum Selesai, Mungkinkah Alfin dan Monadi Kompak Seperti Sekarang
ISPU Tebo Tembus 576, Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan
Bunda PAUD Sungai Penuh Ingatkan Orang Tua, Ini Pentingnya Memilih Sekolah Anak
Perluasan Jaringan Menyasar Tiga Desa di Limun, Ini Wilayah yang Terjangkau
Sidak di Beberapa OPD, BKPSDM Sungai Penuh Temukan Sejumlah ASN Jarang Ngantor
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Besok Jadi Hari Penentuan, Siapa Tiga Besar Calon 5 Kepala OPD Sungai Penuh?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Bagi Masyarakat Jambi, Pahami ISPA pada Anak: Gejala, Faktor Risiko, dan Kapan Harus ke Dokter

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Waspada Dampak Kabut Asap di Kerinci, Dinkes Instruksikan Puskesmas dan RSUD Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Jika Persoalan Asset Belum Selesai, Mungkinkah Alfin dan Monadi Kompak Seperti Sekarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:01 WIB

ISPU Tebo Tembus 576, Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan

Berita Terbaru