Barcelona Raih Supercopa de España, Kontroversi Vinicius

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barcelona Raih Supercopa de España

Barcelona Raih Supercopa de España

SPORT,JS- Real Madrid gagal mengangkat trofi Supercopa de España setelah Barcelona mengalahkan mereka 3-2 di final sengit di Jeddah. Raphinha mencetak dua gol yang membawa tim Catalan meraih kemenangan.

Laga Sengit, Gol Raphinha Jadi Penentu

Baca Juga :  Timnas Indonesia Tanpa Dua Pemain Andalan di FIFA Series 2026

Pertandingan berjalan seimbang. Masing-masing tim saling mendominasi satu babak. Namun, Barcelona memanfaatkan momen penting di babak kedua dan mencetak dua gol Raphinha. Dengan demikian, tim Catalan meraih gelar Supercopa de España.

Kontroversi Pergantian Vinicius

Publik menyoroti penarikan Vinicius Junior pada menit ke-82, saat Madrid berjuang mengejar gol penyeimbang. Meski sempat menimbulkan spekulasi, Alonso menegaskan keputusan itu muncul karena kondisi fisik pemain.

“Vinicius bermain sangat baik hingga menit ke-85. Ia meminta diganti karena kelelahan, ditambah tingkat kelembapan yang tinggi,” ujar Alonso dalam konferensi pers.

Alonso menambahkan, kondisi fisik dan cedera membuat tim kesulitan menjaga konsistensi dan membagi beban bermain.

Meski demikian, Alonso menilai Vinicius tetap memberikan kontribusi signifikan. “Ia menjalani pertandingan hebat, mencetak gol luar biasa, dan memberikan dampak besar dari sisi kiri,” tambahnya.

Mbappe Belum Siap Jadi Starter

Baca Juga :  Cetak Dua Gol Lagi, Cristiano Ronaldo Menuju Gol ke 1000

Selain Vinicius, publik juga menyoroti absennya Kylian Mbappe dari susunan pemain inti. Walaupun ia pulih lebih cepat, Alonso menilai penyerang Prancis itu belum siap menghadapi intensitas tinggi sejak awal.

“Ia belum siap memulai pertandingan dengan intensitas tinggi,” jelas Alonso. Madrid memasukkan Mbappe pada menit ke-76 untuk menambah daya gedor, meskipun tim sudah tertinggal 2-3 saat itu.

Evaluasi Laga dan Fokus ke Depan

Alonso menilai tim menjalankan pendekatan permainan sesuai rencana, terutama saat bertahan. “Tim menunjukkan sikap baik. Kami tahu akan ada fase bertahan tanpa bola. Dalam 30 menit pertama, kami hampir tidak memberi peluang lawan,” ujarnya.

Namun, kebobolan di babak kedua mengubah momentum pertandingan dan akhirnya menentukan kekalahan Madrid.(AN)

Berita Terkait

Dulu Dicibir Kini Dipuja, Casemiro Tutup Karier di Old Trafford dengan Cara Mengharukan
Chelsea Gagal Juara Piala FA 2026! Gol Magis Semenyo Bikin Manchester City Berpesta di Wembley
Bursa Transfer Persebaya Memanas! Ramadhan Sananta Semakin Dekat, Marselino Ferdinan Pulang ke Surabaya?
Hasil Liga Inggris: Manchester City Gaspol Tekuk Crystal Palace 3-0, Arsenal Mulai Terancam
Barcelona Juara La Liga 2026, Real Madrid Tumbang di El Clasico Paling Emosional
Klasemen Liga Inggris 2026 Memanas! Arsenal Terdepan, Manchester City Masih Bisa Kudeta
Timnas Indonesia U19 Masuk Grup Neraka Piala AFF U19 2026, Erick Thohir Yakin Garuda Muda Bisa Juara
Alex Rins Resmi Tersingkir dari Yamaha? Dua Nama Besar Sudah Siap Menggantikan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 04:03 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuja, Casemiro Tutup Karier di Old Trafford dengan Cara Mengharukan

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:31 WIB

Chelsea Gagal Juara Piala FA 2026! Gol Magis Semenyo Bikin Manchester City Berpesta di Wembley

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:01 WIB

Bursa Transfer Persebaya Memanas! Ramadhan Sananta Semakin Dekat, Marselino Ferdinan Pulang ke Surabaya?

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:02 WIB

Hasil Liga Inggris: Manchester City Gaspol Tekuk Crystal Palace 3-0, Arsenal Mulai Terancam

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:00 WIB

Barcelona Juara La Liga 2026, Real Madrid Tumbang di El Clasico Paling Emosional

Berita Terbaru