Baru Tahu, Ternyata Begini Skema Gaji Pensiunan ASN

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gaji Pensiunan ASN

Ilustrasi Gaji Pensiunan ASN

JAKARTA,JS— Baru Tahu, Ternyata Begini Skema Gaji Pensiunan ASN

Banyak orang membayangkan masa pensiun sebagai periode tenang setelah puluhan tahun bekerja. ASN bahkan melihat masa itu sebagai bentuk kehadiran negara. Namun demikian, sistem pensiun yang berjalan sekarang memunculkan banyak persoalan yang jarang muncul ke permukaan.

ASN Mengira Pensiun Berasal dari Tabungan Pribadi

Banyak ASN percaya bahwa potongan gaji dan iuran pemerintah sepenuhnya membiayai pensiun mereka. Dengan keyakinan itu, mereka menganggap diri mereka sedang menabung untuk masa tua.

Faktanya, mekanisme ini tidak bekerja sebagaimana anggapan tersebut.

APBN Menjadi Sumber Utama Pembayaran Pensiun

Pemerintah tidak menyetor iuran pemberi kerja secara penuh. Karena itu, pemerintah memakai APBN untuk membayar sebagian besar pensiun ASN.

Negara mengandalkan:

  • Pajak pekerja dan ASN,

  • Pajak korporasi,

  • PPN dari konsumsi masyarakat,

  • Penerimaan sumber daya alam.

Dengan demikian, seluruh rakyat ikut menanggung pembayaran pensiun ASN, termasuk mereka yang tidak pernah bekerja sebagai aparatur negara.

Baca Juga :  PUBG Redeem Code Today April 13, 2026: Cara Dapat UC Gratis Tanpa Top Up

Sistem Pay-As-You-Go Mulai Kehilangan Penopang

Skema pay-as-you-go membuat generasi pekerja menanggung pensiunan generasi sebelumnya. Dulu, kondisi demografi yang kuat mendukung skema ini.

Kini, kondisi tersebut berubah.

Ketidakseimbangan Antara Pekerja dan Pensiunan

Jumlah pekerja tumbuh lebih lambat, sementara usia harapan hidup meningkat dan jumlah pensiunan melonjak. Perubahan ini membuat generasi muda memikul beban yang semakin besar.

Sistem yang dulu stabil kini menghadapi tekanan struktural.

ASN Muda Menanggung Dua Tanggung Jawab Berat

ASN muda harus:

  1. Membayar pensiun generasi sebelumnya melalui pajak dan APBN.

  2. Menanggung risiko ketidakpastian karena mereka belum mendapat kepastian bahwa sistem yang sama akan bertahan ketika mereka pensiun.

Selain itu, keadaan ini perlahan menggerus kepercayaan terhadap sistem pensiun ASN.

Kemampuan Negara Sangat Bergantung pada Kondisi Fiskal

Sebagian orang percaya bahwa negara selalu mampu membayar pensiun ASN. Namun, kemampuan itu sangat bergantung pada:

  • Penerimaan pajak yang kuat,

  • Utang yang terkendali,

  • Pertumbuhan ekonomi yang konsisten,

  • Beban belanja negara yang tidak terlalu berat.

Baca Juga :  IHSG Anjlok 8%, Pemerintah Siap Reformasi Pasar Modal

Saat krisis datang, pemerintah sering meninjau ulang belanja sosial jangka panjang seperti pensiun.

Rakyat yang Tidak Pernah Menjadi ASN Ikut Menanggung Beban

Petani, nelayan, buruh, UMKM, pekerja informal, dan masyarakat umum ikut membayar pensiun ASN melalui berbagai jenis pajak.

Karena itu, isu ini menyangkut:

  • Keadilan fiskal,

  • Tanggung jawab antar generasi,

  • Ruang fiskal untuk masa depan

Indonesia Perlu Membuka Diskusi Nasional Soal Pensiun

Pada akhirnya, perubahan demografi dan tekanan fiskal menuntut diskusi terbuka mengenai masa depan Pensiun ASN. Isu ini bukan hanya tentang hak aparatur negara, tetapi juga menyangkut ketahanan fiskal Indonesia.

Terlebih lagi, keputusan hari ini akan membentuk kondisi ekonomi dan beban generasi mendatang.(AN)

Berita Terkait

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
2.722 ASN Mundur pada Semester I 2026, Mayoritas Baru Bekerja hingga 5 Tahun: Alarm Serius bagi Pemerintah
Pajak ETF Emas Bisa Dibebaskan? Ini Strategi Baru Pemerintah untuk Dongkrak Investasi Gold ETF
Orang Kaya Dilarang Beli Pertalite, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Berdasarkan Desil
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status

Berita Terbaru