SUNGAIPENUH,JS– Menjelang waktu berbuka puasa, arus lalu lintas di berbagai ruas jalan Kota Sungai Penuh kian padat. Aktivitas ngabuburit dan perburuan takjil pada sore hari mendorong lonjakan kendaraan, terutama di kawasan pusat jajanan Ramadan.
Kondisi tersebut mendorong kepolisian turun tangan lebih intensif guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Arus Kendaraan Meningkat Saat Sore Hari
Seiring mendekati azan Magrib, volume kendaraan roda dua dan roda empat terus bertambah. Banyak pengendara memilih berhenti di pinggir jalan untuk membeli takjil, sehingga mempersempit badan jalan dan memicu antrean kendaraan.
Selain itu, sebagian warga masih kerap berhenti mendadak tanpa memperhatikan arus di belakangnya. Situasi ini membuat lalu lintas tersendat dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Polisi Ingatkan Pengendara Tetap Tertib
Menanggapi kondisi tersebut, Satlantas Polres Kerinci mengimbau masyarakat agar tetap disiplin saat berkendara. Kanit Turjawali Satlantas Polres Kerinci, Ipda Debi Rusadi, meminta pengendara tidak mengabaikan aturan meski berada dalam suasana Ramadan.
Ia menegaskan pentingnya menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, mematuhi rambu lalu lintas, serta menghindari parkir sembarangan di badan jalan. Menurutnya, tindakan melawan arus dan berhenti tanpa pengamanan justru membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
Parkir Sembarangan Picu Kemacetan
Lebih lanjut, Ipda Debi menyoroti kebiasaan parkir di bahu jalan yang kerap terjadi di lokasi penjualan takjil. Praktik tersebut, kata dia, sering memicu kemacetan panjang dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat arus kendaraan sedang padat.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan karena ingin cepat mendapatkan takjil, aturan lalu lintas diabaikan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Satlantas akan meningkatkan patroli dan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan. Petugas disiagakan pada jam-jam sibuk sore hari untuk mengurai kemacetan dan membantu penyeberangan warga.
Melalui upaya ini, kepolisian berharap suasana Ramadan di Kota Sungai Penuh tetap berjalan aman dan nyaman. Masyarakat pun diharapkan menjadikan bulan suci sebagai momentum meningkatkan kesabaran dan kedisiplinan, sehingga tercipta lalu lintas yang tertib dan selamat bagi semua pengguna jalan.(*)









