Dari Jakarta untuk Sungai Penuh: Sinyal Kuat Pilot Project Sampah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bertemu langsung dengan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup RI

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bertemu langsung dengan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup RI

JAKARTA,JS — Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat sistem pengelolaan persampahan. Upaya tersebut mendapat angin segar setelah pemerintah pusat menyatakan dukungan langsung. Bahkan, Kota Sungai Penuh masuk dalam proyeksi pilot project penanganan sampah di wilayah Sumatera.

Pertemuan di Jakarta Jadi Titik Awal Dukungan Pusat

Dukungan itu menguat setelah Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bertemu langsung dengan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup RI, Jakarta, Kamis (26/2).

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Hadiri RUPS Bank Jambi, Dorong Peran Strategis Pembiayaan Daerah

Dalam pertemuan tersebut, Alfin menjelaskan kondisi riil pengelolaan sampah di Sungai Penuh. Ia memaparkan tantangan di lapangan sekaligus menyampaikan kebutuhan sarana pendukung agar sistem persampahan berjalan lebih efektif.

Bantuan Alat Berat dan Mesin Press Sampah

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Lingkungan Hidup RI menyatakan komitmen memberikan bantuan konkret. Pemerintah pusat akan menyalurkan alat berat berupa ekskavator serta mesin press sampah untuk meningkatkan kapasitas pengolahan.

“Alhamdulillah, Pak Menteri menyatakan kesediaannya membantu Kota Sungai Penuh dalam penanganan persampahan. Insya Allah, bantuan ini mulai direalisasikan pada Maret 2026,” ujar Alfin.

Melalui bantuan tersebut, Pemkot Sungai Penuh menargetkan pengurangan volume sampah secara signifikan serta percepatan proses pengelolaan di lapangan.

Sungai Penuh Disiapkan Jadi Daerah Percontohan

Selain bantuan sarana, Menteri Lingkungan Hidup juga menyampaikan rencana menjadikan Kota Sungai Penuh sebagai salah satu daerah percontohan pengelolaan sampah di Sumatera.

Baca Juga :  Kinerja Tata Kelola Sungai Penuh Melesat, Ini Penilaian KPK

Rencana ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem persampahan yang terintegrasi, modern, dan berkelanjutan.

Fokus Penguatan Sistem dan Teknologi

Lebih lanjut, Alfin menilai dukungan pemerintah pusat sangat strategis. Pemkot Sungai Penuh akan memanfaatkannya untuk memperkuat pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), mengoptimalkan sistem pengangkutan, serta mendorong pengurangan sampah berbasis teknologi dan mekanisasi.

Menurutnya, langkah tersebut akan meningkatkan efisiensi kerja sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup di daerah.

Pemkot Siap Tindak Lanjut Secara Terukur

Sebagai penutup, Alfin menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Sungai Penuh menindaklanjuti dukungan tersebut melalui langkah teknis yang terukur, transparan, dan akuntabel. Ia menargetkan lingkungan kota yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Alfin juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, Rocky Chandra, yang memfasilitasi pertemuan tersebut sehingga koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat berjalan efektif.(*)

Berita Terkait

Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kerinci Siapkan Jurus Ampuh Hadapi Kekeringan dan Dongkrak Ekonomi Petani
Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!
Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi
Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin
Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan
Harga BBM Non Subsidi dan LPG Naik Tajam, Warga Jambi Tertekan: Biaya Hidup Melonjak, Usaha Kecil Terancam Gulung Tikar
Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers
Skandal Ritel di Tebo! Uang Kembalian Diganti Permen, Disperindag Turun Tangan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kerinci Siapkan Jurus Ampuh Hadapi Kekeringan dan Dongkrak Ekonomi Petani

Selasa, 21 April 2026 - 13:00 WIB

Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi

Senin, 20 April 2026 - 16:30 WIB

Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan

Berita Terbaru