Kinerja Tata Kelola Sungai Penuh Melesat, Ini Penilaian KPK

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Walikota Sungai Penuh, Alfin bersama Gubernur jambi dan sejumlah kepala daerah pada acara rilis hasil penyampaian nilai Indeks Pencegahan Korupsi Daerah Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (IPKD MCSP) Tahun 2025

Foto Bersama Walikota Sungai Penuh, Alfin bersama Gubernur jambi dan sejumlah kepala daerah pada acara rilis hasil penyampaian nilai Indeks Pencegahan Korupsi Daerah Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (IPKD MCSP) Tahun 2025

JAMBI,JS– Upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat tata kelola pemerintahan kembali menuai apresiasi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (IPKD MCSP) Tahun 2025 dan sekaligus menaruh perhatian pada tindak lanjut koordinasi pencegahan korupsi di wilayah Provinsi Jambi.

Capaian Indeks Menguat di Tahun 2025

Dalam rilis resmi tersebut, Kota Sungai Penuh menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Pemerintah kota berhasil mendorong perbaikan pada berbagai indikator utama IPKD MCSP. Hasil ini menegaskan komitmen daerah dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga :  FGD Hukum Adat Digelar, Ini Pesan Wawako Sungai Penuh

Perencanaan Hampir Sempurna, ASN dan Anggaran Menguat

Secara rinci, skor perencanaan menjadi salah satu yang tertinggi dengan capaian 98,14. Nilai ini menunjukkan kualitas perencanaan program dan kebijakan daerah yang semakin matang.

Selanjutnya, penganggaran mencatat skor 91,68, disusul manajemen ASN sebesar 95,10. Capaian tersebut menandakan pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan daerah berjalan semakin tertib dan terukur.

Di sisi lain, pengelolaan barang milik daerah meraih skor 68,65. Meski belum setinggi indikator lain, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan agar pengelolaan aset lebih optimal dan transparan.

Sementara itu, optimalisasi penerimaan daerah menunjukkan performa kuat dengan nilai 91,92. Pemerintah kota juga memperkuat fungsi pengawasan internal, tercermin dari skor 79,76 pada indikator penguatan peran APIP.

Penguatan Sistem Internal Jadi Fokus Utama

Untuk menjaga momentum positif tersebut, Pemkot Sungai Penuh secara aktif memperkuat sistem pengendalian internal. Pemerintah juga meningkatkan kapasitas aparatur melalui pelatihan berkelanjutan.

Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi terus diperluas, terutama dalam proses perencanaan dan penganggaran. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan.

Baca Juga :  Safari Ramadan Perdana, Alfin Beberkan Program Prioritas

Sinergi dengan KPK Didorong Lebih Konsisten

Ke depan, pemerintah daerah mendorong sinergi yang lebih erat dengan KPK. Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi pencegahan korupsi secara berkelanjutan.

Dengan kolaborasi yang kuat dan konsisten, Kota Sungai Penuh menargetkan terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas, sekaligus berkontribusi memperkuat upaya pencegahan korupsi di Provinsi Jambi secara menyeluruh.(*)

Berita Terkait

Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kerinci Siapkan Jurus Ampuh Hadapi Kekeringan dan Dongkrak Ekonomi Petani
Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!
Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi
Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin
Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan
Harga BBM Non Subsidi dan LPG Naik Tajam, Warga Jambi Tertekan: Biaya Hidup Melonjak, Usaha Kecil Terancam Gulung Tikar
Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers
Skandal Ritel di Tebo! Uang Kembalian Diganti Permen, Disperindag Turun Tangan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kerinci Siapkan Jurus Ampuh Hadapi Kekeringan dan Dongkrak Ekonomi Petani

Selasa, 21 April 2026 - 13:00 WIB

Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi

Senin, 20 April 2026 - 16:30 WIB

Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan

Berita Terbaru