BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Kebakaran hebat kembali menggemparkan warga Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, Jumat (2/10/2026) menjelang pelaksanaan Salat Jumat.

Kali ini, kobaran api muncul di kawasan dekat Pasar Sungai Penuh, tepatnya di sekitar Terminal Lama Kota Sungai Penuh. Lokasi kebakaran juga berada di belakang SD Negeri 2 Pasar Baru, samping sate SBY.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga sekitar panik. Kobaran api berkembang dengan cepat sehingga masyarakat yang berada di sekitar lokasi memilih keluar dari rumah untuk mengantisipasi kemungkinan api merambat ke bangunan lain.

Informasi mengenai kebakaran mulai beredar ketika warga melihat kobaran api di kawasan tersebut sekitar pukul 11.00 WIB.

Sejumlah armada pemadam kebakaran kemudian bergerak menuju lokasi. Petugas bersama warga berupaya keras mengendalikan kobaran api agar tidak menjalar ke permukiman di sekitar titik kebakaran.

Kebakaran Terjadi Sekitar Pukul 11.00 WIB
Linda, salah seorang warga Kota Sungai Penuh, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
Menurut Linda, api muncul di kawasan belakang SD Negeri 2 Pasar Baru, yang berada tidak jauh dari kawasan Pasar Sungai Penuh dan Terminal Lama.

“Saat ini kebakaran masih terjadi, armada kebakaran terus berdatangan bersama warga untuk memadamkan api,” ungkap Linda.

Linda menjelaskan, kobaran api berkembang cukup cepat. Kondisi tersebut membuat warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar lokasi langsung meningkatkan kewaspadaan.

Situasi semakin mengkhawatirkan karena kawasan tersebut berada dekat dengan lingkungan permukiman. Karena itu, warga berharap petugas pemadam kebakaran dapat segera menguasai kobaran api.

Warga Berhamburan Keluar Rumah

Kobaran api yang membesar membuat suasana di sekitar lokasi kebakaran berubah menjadi panik.

Warga berhamburan keluar rumah untuk melihat kondisi sekaligus mengantisipasi kemungkinan terburuk. Sebagian warga juga ikut membantu petugas dengan memberikan ruang bagi armada pemadam kebakaran untuk mendekati titik api.

Kehadiran warga di lokasi menunjukkan tingginya kekhawatiran masyarakat terhadap potensi penyebaran api.

Apalagi, kebakaran terjadi di kawasan yang cukup dekat dengan bangunan dan rumah warga. Jika api terus membesar tanpa pengendalian, kobaran api berpotensi mengancam bangunan lain di sekitarnya.

Karena itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati dan tidak mendekati titik api tanpa kepentingan. Selain menjaga keselamatan, warga juga perlu memberikan akses yang cukup bagi petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga :  BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN

Armada Damkar Terus Berdatangan

Upaya pemadaman terus berlangsung setelah sejumlah armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Petugas langsung mengambil posisi untuk menghadapi kobaran api. Warga yang berada di sekitar lokasi juga ikut membantu proses penanganan sesuai kemampuan mereka.
Kondisi tersebut membuat kawasan sekitar lokasi kebakaran dipenuhi aktivitas warga dan petugas.

Armada pemadam kebakaran membutuhkan akses yang cukup untuk bergerak. Oleh sebab itu, warga perlu menghindari penumpukan di sekitar jalur yang digunakan kendaraan pemadam.

Dengan akses yang lebih terbuka, petugas dapat lebih leluasa melakukan penyemprotan air dan menjangkau titik-titik api.

Lokasi Kebakaran Dekat Kawasan Pasar

Lokasi kejadian menjadi salah satu perhatian warga karena kebakaran muncul dekat kawasan Pasar Sungai Penuh.

Selain pasar, titik kebakaran juga berada di sekitar Terminal Lama Kota Sungai Penuh dan belakang SD Negeri 2 Pasar Baru.

Kedekatan dengan sejumlah fasilitas dan bangunan membuat masyarakat semakin khawatir.

Warga tidak hanya berharap petugas mampu memadamkan api, tetapi juga mencegah kobaran menjalar ke bangunan lain.

Kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi membutuhkan penanganan cepat ketika terjadi kebakaran. Apalagi, waktu kejadian berdekatan dengan pelaksanaan Salat Jumat sehingga aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut cukup ramai.

Warga Khawatir Api Merembet

Kekhawatiran terbesar warga saat ini tertuju pada kemungkinan api merembet ke rumah maupun bangunan lain.

Linda berharap petugas dapat segera mengendalikan kobaran api sehingga masyarakat sekitar tidak menghadapi ancaman yang lebih besar.

“Semoga api segera padam, sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” sebutnya.

Harapan tersebut juga menjadi perhatian masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.
Warga terus memantau perkembangan kebakaran sambil menunggu petugas menyelesaikan proses pemadaman.

Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Hingga informasi ini disusun, penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

Begitu pula dengan jumlah bangunan yang terdampak dan nilai kerugian akibat peristiwa tersebut masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Baca Juga :  Wako Alfin Sambut Pangdam XX/TIB di Sungai Penuh, Sinergi Pemda dan TNI Diperkuat

Petugas masih fokus melakukan pemadaman dan mencegah penyebaran api.

Informasi mengenai penyebab kebakaran biasanya membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut setelah petugas berhasil menguasai kondisi di lokasi.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang sebelum menyimpulkan penyebab kebakaran.

Petugas Fokus Cegah Api Menjalar

Dalam situasi seperti ini, pengendalian kobaran api menjadi prioritas utama.

Petugas pemadam kebakaran harus memastikan titik api tidak berkembang dan menjalar menuju bangunan di sekitar lokasi.
Sementara itu, warga dapat membantu dengan menjaga jarak aman dari kobaran api serta tidak menghalangi kendaraan pemadam.

Kondisi di lokasi juga membutuhkan koordinasi antara petugas dan masyarakat. Setiap ruang yang tersedia bagi armada pemadam dapat membantu mempercepat proses penanganan.
Selain itu, warga sekitar perlu memperhatikan keselamatan diri. Asap tebal dan panas dari kebakaran dapat mengganggu jarak pandang serta pernapasan.

Kebakaran Kembali Jadi Perhatian Warga Sungai Penuh

Peristiwa kebakaran di dekat Pasar Sungai Penuh ini kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan yang berdekatan dengan permukiman dan pusat aktivitas warga.

Kebakaran dapat berkembang dalam waktu singkat ketika api menemukan material yang mudah terbakar.

Karena itu, masyarakat perlu memastikan kondisi rumah dan lingkungan tetap aman. Instalasi listrik, kompor, bahan mudah terbakar, serta sumber api lainnya perlu mendapat perhatian.

Namun, untuk kebakaran yang sedang berlangsung, masyarakat sebaiknya tidak mengambil risiko dengan mendekati titik api.

Langkah paling penting adalah segera menghubungi petugas pemadam kebakaran ketika melihat tanda-tanda kebakaran dan memberikan informasi lokasi secara jelas.

Masyarakat Diminta Tidak Mendekati Titik Api

Warga yang datang ke lokasi juga perlu memperhatikan keselamatan.

Keinginan untuk melihat langsung kejadian memang sering muncul ketika kebakaran terjadi. Akan tetapi, kerumunan justru dapat menghambat pergerakan armada pemadam.
Karena itu, masyarakat sebaiknya memberikan ruang kepada petugas.

Warga juga dapat membantu dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya rumah atau bangunan yang masih memiliki penghuni di sekitar lokasi.
Informasi tersebut dapat membantu petugas menentukan langkah penanganan dan evakuasi.(AN)

Berita Terkait

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan

Berita Terbaru