Bukan Musiman, DPRD Anggap Penyusutan Danau Kerinci Serius

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kerinci Merangin Hidro

PT Kerinci Merangin Hidro

KERINCI,JS– Penyusutan air Danau Kerinci dalam beberapa waktu terakhir memicu perhatian serius berbagai pihak. Kondisi ini dinilai tidak wajar dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Dampak penyusutan air langsung terasa di lapangan. Nelayan mengalami penurunan hasil tangkapan, sementara pelaku usaha wisata menghadapi sepinya kunjungan. Situasi ini memicu keresahan karena mengancam sumber penghidupan warga di sekitar danau.

Baca Juga :  Ruslan Bongkar Resiko PLTA terhadap Danau Kerinci

DPRD Turun Langsung ke Lapangan

Sebagai respons awal, DPRD Kerinci melakukan inspeksi mendadak ke kawasan Danau Kerinci pada Jumat, 6 Februari 2026. DPRD melibatkan lintas komisi, Sekretariat DPRD, perwakilan LSM, tokoh masyarakat, awak media, serta aparat kepolisian.

Hasil pemantauan di sejumlah titik menunjukkan penurunan muka air yang signifikan.

Warga Bandingkan dengan Kemarau 2012

Saat itu, meski curah hujan minim, permukaan Danau Kerinci tidak menyusut sedalam sekarang.

Karena itu, DPRD menilai pengelolaan sumber daya air, khususnya operasional PLTA, perlu ditelaah secara komprehensif agar tidak menimbulkan dampak lanjutan.

Baca Juga :  Surutnya Danau Kerinci: Uji Coba PLTA Tekan Ekonomi Warga

Tujuh Rekomendasi Resmi untuk Perusahaan

Selanjutnya, pada 10 Februari 2026 DPRD Kerinci mengirimkan surat resmi kepada PT Kerinci Merangin Hidro. Surat tersebut memuat tujuh rekomendasi hasil kunjungan kerja bersama tim terpadu Pemerintah Kabupaten Kerinci, organisasi perangkat daerah terkait, serta masyarakat Desa Pulau Pandan dan Desa Karang Pandan di Kecamatan Bukit Kerman.

Adapun tujuh rekomendasi tersebut meliputi:

  1. Perusahaan harus menuntaskan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat sesuai kesepakatan dan ketentuan hukum.
  2. Perusahaan perlu berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi untuk menormalisasi Sungai Batang Merangin yang mengalami pendangkalan.
  3. Perusahaan harus memastikan kesiapan tenaga teknis, peralatan, dan dukungan operasional agar normalisasi berjalan cepat.
  4. Pemerintah dan perusahaan perlu segera merealisasikan solusi pengairan sawah terdampak melalui perpipaan, pompanisasi, atau irigasi gravitasi.
  5. Dinas terkait didorong menyiapkan alternatif pemberdayaan ekonomi, termasuk peluang transmigrasi bagi warga terdampak langsung.
  6. Perusahaan wajib memasang sistem alarm peringatan saat membuka dan menutup pintu air PLTA.
  7. Pemerintah daerah dan perusahaan perlu memperkuat kerja sama demi menjaga stabilitas sosial dan kelestarian lingkungan.
Baca Juga :  Warga Kerinci Wajib Tahu! Jam Pelayanan Disdukcapil Selama Ramadan

DPRD Tegaskan Pengawasan Berkelanjutan

Lebih lanjut, DPRD Kerinci menegaskan akan terus mengawasi operasional PLTA secara konsisten. DPRD juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas untuk mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

Danau Kerinci dan Masa Depan Daerah

Sebagai penyangga ekosistem sekaligus destinasi wisata unggulan di Jambi, Danau Kerinci memiliki nilai strategis bagi lingkungan dan ekonomi daerah. Oleh sebab itu, penyelesaian persoalan penyusutan air menuntut kolaborasi terbuka antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat.(TIM)

Berita Terkait

5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Kosong, BKPSDM Segera Gelar Assessment Kompetensi
ASN Sungai Penuh Wajib Isi DMS, BKPSDM: Data Akurat Menentukan Layanan dan Masa Depan Kepegawaian
Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Strategi Penanganan Bencana Sungai Penuh
Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun
Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah
Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir
Bunda PAUD Sri Kartini Alfin Ajak Anak Cintai Buku Sejak Dini, Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Ceria
Ujian Dinas dan Kenaikan Pangkat PNS 2026 Sungai Penuh Dibuka, Cek Syarat, Jadwal CAT BKN dan Cara Daftar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:01 WIB

5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Kosong, BKPSDM Segera Gelar Assessment Kompetensi

Jumat, 4 September 2026 - 08:01 WIB

ASN Sungai Penuh Wajib Isi DMS, BKPSDM: Data Akurat Menentukan Layanan dan Masa Depan Kepegawaian

Kamis, 3 September 2026 - 16:01 WIB

Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun

Kamis, 3 September 2026 - 14:01 WIB

Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah

Kamis, 3 September 2026 - 13:01 WIB

Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir

Berita Terbaru