MUAROJAMBI,JS– Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi resmi menggelar Gebyar Ramadan 2026 di Lapangan Masjid Jami’ Miftahurrahman, Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Minggu pagi (1/3/2026).
Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno membuka langsung kegiatan tersebut bersama Ketua TP PKK Muaro Jambi, Ririn Novianty. Pemerintah daerah menjadwalkan kegiatan ini berlangsung selama dua hari sebagai bagian dari upaya menyemarakkan Ramadan sekaligus membantu masyarakat.
Pasar Murah Perkuat Daya Beli Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah menghadirkan pasar murah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan. Ia menilai lonjakan konsumsi kerap memicu kenaikan harga, sehingga pemerintah perlu turun langsung membantu warga.
Melalui pasar murah ini, masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Karena itu, Bupati mengajak warga yang berhak memanfaatkan program tersebut secara optimal.
“Pasar murah ini kami siapkan agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan Ramadan tanpa terbebani harga tinggi,” ujarnya.
Warga Padati Lokasi Sejak Pagi
Sejak pagi hari, masyarakat mulai memadati area kegiatan. Mereka antusias membeli berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya.
Di sisi lain, bazar UMKM dan pusat kuliner lokal turut meramaikan suasana. Beragam produk usaha kecil masyarakat Muaro Jambi tersaji dan menarik minat pengunjung.
Pelayanan Publik Hadir Lebih Dekat
Selain mendorong aktivitas ekonomi, pemerintah daerah juga menghadirkan layanan publik langsung di tengah masyarakat. Sejumlah instansi membuka stand pelayanan selama kegiatan berlangsung.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melayani pengurusan administrasi kependudukan, sementara Dinas Kesehatan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga. Kehadiran layanan ini memudahkan masyarakat mengakses pelayanan tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.
Dengan konsep tersebut, Gebyar Ramadan tidak hanya menjadi pusat belanja, tetapi juga ruang pelayanan publik yang efektif dan efisien.
Ramadan Jadi Momentum Kepedulian Sosial
Menutup kegiatan pembukaan, Bupati menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum meningkatkan ibadah secara pribadi. Menurutnya, bulan suci ini juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial dan memperkuat ekonomi umat.
“Ramadan harus kita jadikan sarana membangun kepedulian, kebersamaan, dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui Gebyar Ramadan 2026, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap manfaat kegiatan ini benar-benar dirasakan masyarakat, baik dari sisi ekonomi, pelayanan, maupun nilai sosial.(*)









