Cara Benar Pindahkan Transmisi, Jangan Salah Kaprah

Mobil Matic

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi transmisi Mobil Matic

Ilustrasi transmisi Mobil Matic

OTOMOTIF,JS- Cara Benar Pindahkan Transmisi, Jangan Salah Kaprah

Banyak pengemudi mobil, khususnya mobil matik, masih melakukan kesalahan sepele yang bisa merusak transmisi. Salah satu kesalahan paling umum adalah memindahkan tuas transmisi ke gigi mundur (R) saat mobil belum berhenti total.

Risiko Memindahkan Gigi Mundur Saat Mobil Masih Bergerak

Baca Juga :  Teknik Kick Down pada Mobil Matic, Lonjakan Tenaga Instan

Didi Ahadi, Kepala Departemen Dealer Technical Support PT Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan bahwa kebiasaan ini membahayakan transmisi, baik pada mobil manual maupun matik. Menurut Didi, gigi mundur hanya menggunakan counter gear tanpa synchromesh seperti gigi maju. Oleh karena itu, pengemudi harus memastikan mobil benar-benar berhenti sebelum memindahkan tuas ke R.

Jika pengemudi tetap memaksakan perpindahan gigi mundur saat mobil bergerak, transmisi akan sulit masuk gigi, dan bunyi kasar bisa muncul akibat momen perpindahan yang tidak sesuai. Meskipun efek kerusakan tidak langsung terasa, kebiasaan ini menimbulkan masalah di kemudian hari.

Posisi Tuas Saat Memanaskan Mobil Matik

Baca Juga :  Isuzu Perluas Lini Bus 2026 : Dari Microbus Hingga Bus Listrik

Selain kesalahan memindahkan gigi, masih ada kebingungan tentang posisi tuas transmisi saat memanaskan mesin mobil matik. Beberapa pengemudi menaruh tuas di posisi P, sementara sebagian lainnya memindahkannya ke N.

Hermanto, pemilik bengkel spesialis mobil matik, menekankan posisi yang tepat adalah N (Netral). Ia menambahkan, pengemudi harus menarik rem tangan saat memanaskan mesin. Posisi ini lebih aman dan mencegah tekanan berlebih pada transmisi.

Tips Menghindari Kerusakan Transmisi

Baca Juga :  Rem Tangan Semakin Tinggi? Begini Cara Stel Ulang

Dengan memahami posisi tuas yang benar dan kebiasaan mengemudi yang tepat, pengemudi bisa memperpanjang umur transmisi dan menghindari kerusakan yang tidak perlu. Selain itu, selalu perhatikan tanda-tanda transmisi bekerja kasar, dan hentikan kebiasaan memindahkan gigi saat mobil masih bergerak.

Transisi yang tepat antara kebiasaan mengemudi dan perawatan rutin bisa membuat mobil tetap awet dan aman.(AN)

Berita Terkait

10 Motor Naked Sport Bergaya Gagah di Indonesia, dari 150 CC hingga Moge 900 CC
Yadea GT80 Mirip Yamaha XMAX, Harga Mulai Rp29,8 Juta: Cek Fitur Canggih dan Jarak Tempuhnya
5 Mobil Bekas untuk Pemula di Bawah Rp150 Juta, Ini Pilihan dan Tips agar Tidak Salah Beli
Kawasaki W175 LTD 2027 Tampil Bergaya Cruiser, Harga Rp53 Jutaan dan Punya Desain Klasik
Tanda Kampas Rem Mobil Habis, Jangan Tunggu Rem Blong! Ini Risiko dan Biaya yang Perlu Diwaspadai
Tanda Transmisi Mobil Rusak yang Wajib Diwaspadai, Kenali Gejala dan Biaya Perbaikannya
Royal Enfield Hypershift Classic 650 Dibanderol Rp268 Juta, Cuma 17 Unit di Indonesia
Triumph Scrambler 400 XC, Motor Bergaya Klasik untuk Penggemar Touring
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

10 Motor Naked Sport Bergaya Gagah di Indonesia, dari 150 CC hingga Moge 900 CC

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Yadea GT80 Mirip Yamaha XMAX, Harga Mulai Rp29,8 Juta: Cek Fitur Canggih dan Jarak Tempuhnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:31 WIB

5 Mobil Bekas untuk Pemula di Bawah Rp150 Juta, Ini Pilihan dan Tips agar Tidak Salah Beli

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kawasaki W175 LTD 2027 Tampil Bergaya Cruiser, Harga Rp53 Jutaan dan Punya Desain Klasik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Tanda Kampas Rem Mobil Habis, Jangan Tunggu Rem Blong! Ini Risiko dan Biaya yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru