Dari Jagung dan Umbi Jadi Cuan! 95 Ibu di Kerinci Ikut Pelatihan Kue Sehat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama peserta pelatihan dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Kreatif Nekno dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Foto bersama peserta pelatihan dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Kreatif Nekno dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

KERINCI,JS– Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Kreatif Nekno dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pelatihan pembuatan kue kering gluten free dan rendah kalori di Kabupaten Kerinci, Jumat (13/2/2026). Program ini menyasar ibu-ibu dari berbagai kecamatan sebagai bagian dari penguatan ekonomi keluarga.

Sebanyak 95 peserta mengikuti pelatihan tersebut dengan antusias. Mereka tidak hanya belajar teknik produksi, tetapi juga menggali peluang usaha berbasis pangan sehat yang kini semakin diminati pasar.

Baca Juga :  Aturan Baru Gunung Kerinci, Pendaki Wajib Gunakan Guide Lokal

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan mendorong perempuan agar lebih mandiri secara ekonomi. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi rumah tangga sekaligus sektor usaha mikro.

Ia menjelaskan, tim pelatih mengajarkan cara membuat kue kering gluten free dan rendah kalori dengan standar kualitas yang sesuai tren pasar. Selain itu, peserta juga mempelajari strategi dasar pengemasan dan pemasaran produk.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka peluang usaha rumahan yang berkelanjutan. Produk pangan sehat memiliki prospek cerah, sehingga peserta dapat langsung memanfaatkannya sebagai sumber penghasilan,” ujar Sandiaga, Senin (16/2/2026).

Baca Juga :  Dari Danau Kerinci, Semangat Indonesia ASRI Bergema

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun jejaring UMKM. Dengan jaringan yang kuat, pelaku usaha dapat memperluas distribusi dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Jawab Tantangan Kesehatan dan Ketahanan Pangan

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, Zainal Efendi, menyatakan bahwa kegiatan ini menjawab tantangan kesehatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia menilai masyarakat kini semakin sadar terhadap pola makan sehat.

Menurut Zainal, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan makanan. Aspek kualitas, keamanan, nilai gizi, dan keberlanjutan produksi juga memegang peranan penting. Karena itu, produk gluten free dan rendah kalori memiliki peluang pasar yang terus tumbuh.

Olah Komoditas Lokal Bernilai Tambah

Di sisi lain, Zainal menyoroti potensi komoditas lokal seperti jagung dan umbi-umbian. Pelaku usaha dapat mengolah bahan tersebut menjadi produk kreatif bernilai tambah tinggi. Langkah ini sekaligus memperkuat identitas pangan lokal Kerinci.

Baca Juga :  Ramadan: Jam Sekolah di Kerinci Dipersingkat, Ini Jadwal Barunya

Ia berharap pelatihan ini melahirkan wirausaha baru di sektor pangan sehat. Selain itu, ia mendorong kolaborasi antarpelaku usaha dan pemangku kepentingan agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Kerinci pun terus berkomitmen memperkuat sektor pangan dan ekonomi kreatif. Melalui dukungan berkelanjutan, pemerintah daerah ingin meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperluas peran perempuan di ruang publik dan dunia usaha.(*)

Berita Terkait

Transformasi RSUD Kerinci Dimulai: Fokus Upgrade Fasilitas, Digitalisasi Layanan, dan Kualitas Tenaga Medis
Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan
Audit LKPD 2025: Azhar Hamzah Dorong Transparansi Total di Pemkot
Kopi Kerinci Tembus Pasar Malaysia, Harga Kopi Indonesia Diprediksi Naik
Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi
Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair
Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya
Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:00 WIB

Transformasi RSUD Kerinci Dimulai: Fokus Upgrade Fasilitas, Digitalisasi Layanan, dan Kualitas Tenaga Medis

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan

Kamis, 2 April 2026 - 12:30 WIB

Audit LKPD 2025: Azhar Hamzah Dorong Transparansi Total di Pemkot

Kamis, 2 April 2026 - 09:26 WIB

Kopi Kerinci Tembus Pasar Malaysia, Harga Kopi Indonesia Diprediksi Naik

Rabu, 1 April 2026 - 10:30 WIB

Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi

Berita Terbaru

Fakta Guru PPPK Paruh waktu

Nasional

Terbaru, 3 Fakta Penting tentang Guru PPPK Paruh Waktu

Jumat, 3 Apr 2026 - 13:00 WIB