JAKARTA,JS- Foto paspor sering terlihat kaku dan polos. Namun, larangan tersenyum bukan hanya soal estetika.
Di Amerika Serikat, pemohon boleh tersenyum selama mulut tertutup dan mata tetap terbuka. Tetapi, jika tersenyum lebar atau memperlihatkan gigi, petugas akan menolak fotomu.
Sebabnya, bandara dan perbatasan kini menggunakan teknologi pengenal wajah otomatis. Algoritma komputer mengenali wajah dengan mengukur jarak mata, bentuk hidung, dan lebar mulut. Sehingga, senyum lebar dapat mengubah proporsi wajah dan menyulitkan sistem mengenali identitas.
Pakar biometrik menambahkan, senyum juga mengaburkan warna mata dan kontur wajah. Akibatnya, proses permohonan paspor bisa tertunda. Jika kamu tidak mengirim foto baru tepat waktu, petugas akan menolak aplikasi atau menangguhkannya tanpa batas waktu.
Aturan ekspresi netral berlaku secara global, karena International Civil Aviation Organization (ICAO) menetapkannya sejak 2004. Selain itu, Prancis bahkan melarang ujung bibir sedikit terangkat.
Singkatnya, tersenyum saat foto paspor bukan soal terlihat kaku, tetapi memastikan teknologi keamanan mengenali wajah dengan akurat.









