TEBO,JS – Disnakertrans Tebo Catat 318 Tenaga Kerja Terserap 2025
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tebo mencatat 243 pencari kerja resmi sepanjang tahun 2025. Disnakertrans menempatkan tenaga kerja lebih banyak, yaitu 318 orang.
Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Kesempatan Kerja, Pelatihan, dan Produktivitas, M. Nofri Zamhar, menjelaskan bahwa banyak masyarakat langsung datang ke Disnakertrans untuk mengurus administrasi ketenagakerjaan, terutama kartu kuning (AK-1). Mereka datang baik untuk bekerja di daerah maupun luar daerah.
Negara tujuan antara lain Turki, Hongkong, Taiwan, Polandia, dan Malaysia. Taiwan menjadi tujuan terbanyak dengan jumlah 4 orang.
Menurut Nofri, sebagian besar pencari kerja di Tebo lulusan SMA atau sederajat. Hal ini menimbulkan tantangan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di tengah persaingan kerja yang semakin ketat.
Di sisi lain, Nofri menyoroti bahwa banyak perusahaan belum melaporkan data ketenagakerjaan sesuai Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP). Hingga akhir 2025, dari 25 perusahaan di Tebo, hanya 5 perusahaan rutin menyampaikan data ketenagakerjaan. Sementara 20 perusahaan lainnya belum memenuhi kewajiban tersebut.
“Data WLKP sangat penting, terutama saat terjadi masalah ketenagakerjaan, seperti PHK atau sengketa antara pekerja dan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus mematuhi aturan agar tidak terkena sanksi sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan,” tegas Nofri.
Sehingga, mereka dapat mengelola tenaga kerja secara transparan dan tertib administrasi.(AN)









