KERINCI,JS – Dugaan intervensi pihak luar dalam pengadaan proyek di Pemkab Kerinci menimbulkan kekhawatiran pengusaha lokal. Informasi menyebut pihak ketiga menentukan pemenang tender dan Penunjukan Langsung (PL) di beberapa OPD.
Sejumlah kontraktor mengaku sulit mendapatkan paket proyek karena oknum dekat istana daerah ikut campur. Mereka menilai praktik ini merugikan pengusaha lokal dan menciptakan ketidakadilan.
“Orang dari luar pemerintah menentukan pemenang dan mengatur semua proyek di luar OPD Pemkab Kerinci,” ujar seorang kontraktor yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, beberapa pengusaha yang dekat dengan istana justru memperoleh banyak paket proyek.
UKPBJ Kerinci belum memberi klarifikasi resmi terkait dugaan intervensi. Masyarakat menyoroti kasus ini karena transparansi dan keadilan dalam pengadaan proyek publik sangat penting bagi pembangunan daerah.









