Era Cap Paspor Akan Berakhir: Uni Eropa Terapkan Sistem Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Paspor

Ilustrasi Paspor

INTERNASIONAL,JS– Era Cap Paspor Akan Berakhir: Uni Eropa Terapkan Sistem Digital

Proses menyerahkan paspor kepada petugas imigrasi dan menerima cap sebagai tanda kedatangan kemungkinan besar segera hilang dari banyak negara.

Uni Eropa Terapkan Sistem Digital EES

Baca Juga :  Dilarang Tersenyum Saat Foto Paspor, Ini Alasannya

Sebagai langkah awal, Uni Eropa meluncurkan Sistem Masuk/Keluar (EES) pada Oktober 2025. Sistem ini mencatat data biometrik dan tanggal masuk-keluar warga negara non-UE dari wilayah Schengen.
Dengan demikian, mulai April 2026, petugas akan menggunakan sistem digital, menggantikan cap paspor manual untuk proses yang lebih cepat dan aman.

Tren Global Menuju Pemrosesan Digital

Selain Uni Eropa, beberapa negara lain sudah menggunakan sistem digital di perbatasan. Australia, Jepang, dan Kanada menerapkan sistem ini, sementara Amerika Serikat berencana memperluas sistem serupa.
Artinya, digitalisasi perbatasan menjadi tren global, bukan fenomena lokal.

Sejarah Cap Paspor

Baca Juga :  Jangan Tertipu, Segini Tarif Baru Layanan Paspor

Sebenarnya, cap paspor memiliki sejarah panjang. “Cap paspor sudah ada sejak Abad Pertengahan atau Renaisans,” kata Patrick Bixby, profesor Arizona State University.
Awalnya, penguasa Eropa menempelkan segel lilin pada surat izin perjalanan. Paspor modern muncul pada awal abad ke-20, dan setelah Perang Dunia Pertama, Liga Bangsa-Bangsa menetapkan standar paspor.

Cap Paspor Sebagai Simbol Kenangan

Kemudian, pada 1950-an, pelancong mulai melihat stempel paspor sebagai simbol mobilitas karena penerbangan menjadi lebih mudah diakses.
Kini, wacana hilangnya cap paspor memicu reaksi beragam:

  • Hristina Nabosnyi, warga London: “Cap selalu lebih dari bukti masuk. Itu menandai kenangan tentang tempat yang saya kunjungi.”

  • Elle Bulado, penulis New York: “Menerima cap selalu terasa seperti pengakuan kecil bahwa saya melewati perbatasan. Saya akan merindukannya jika dihapus.”

Perubahan Besar dalam Sejarah Perjalanan

Dengan demikian, sistem digital menandai era baru dalam sejarah perjalanan internasional.
Singkatnya, cap paspor akan menjadi kenangan, sementara perjalanan masa depan akan lebih cepat, aman, dan digital.(AN)

Berita Terkait

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah
Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka
Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?
Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI
Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!
Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional
Tiket Mahal dan Penerbangan Terbatas, Ini Dampak Konflik Timur Tengah
Dukung Pramuka, Wali Kota Jambi Terima Penghargaan dari PPM Malaysia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00 WIB

Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:00 WIB

Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI

Senin, 16 Maret 2026 - 06:00 WIB

Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!

Berita Terbaru