Grab Raih Laba Bersih Rp 3,36 Triliun, GoTo Gojek Lampaui Target EBITDA

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grab untung Rp 3,36 triliun

Grab untung Rp 3,36 triliun

BISNIS,JS- Kabar menggembirakan datang dari dunia startup ride-hailing dan teknologi finansial di Indonesia. Grab Holdings mencatat laba bersih pertamanya sebesar Rp 3,36 triliun sepanjang 2025. Angka ini menandai kebangkitan perusahaan setelah bertahun-tahun mengalami kerugian.

Grab berhasil meningkatkan EBITDA yang disesuaikan hingga 60% menjadi US$ 500 juta atau setara Rp 8,4 triliun. Lonjakan ini terjadi karena perusahaan mengoptimalkan biaya operasional dan memperluas layanan secara selektif. Selain itu, arus kas bebas Grab menunjukkan posisi keuangan yang kuat sepanjang tahun, menegaskan stabilitas perusahaan setelah periode sulit.

Baca Juga :  Kabar Baik Ojol! Bonus Lebaran 2026 Naik Dua Kali Lipat

GoTo Gojek Tokopedia Lampaui Target EBITDA

Sementara itu, GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) mencatatkan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp 2 triliun, melampaui perkiraan internal Rp 1,8–1,9 triliun. Pertumbuhan ini muncul karena GOTO berhasil meningkatkan pendapatan di semua unit bisnis dan menjaga disiplin biaya secara ketat.

Pendapatan bersih GOTO naik sekitar 24% menjadi Rp 18,3 triliun, sementara nilai transaksi inti (GTV) mencapai Rp 400 triliun. Segmen layanan on-demand dan pengantaran barang menjadi kontributor utama pertumbuhan EBITDA, sehingga manajemen berani menargetkan EBITDA lebih tinggi lagi pada 2026, yaitu Rp 3,2–3,4 triliun.

Fokus Profitabilitas Menjadi Strategi Utama

Grab membalikkan kerugian menjadi laba bersih melalui pengelolaan subsidi yang selektif dan pengembangan layanan yang fokus, sedangkan GOTO mematangkan kapabilitas bisnis sambil menghadapi tantangan di beberapa segmen.

Baca Juga :  Strategi Grab Bikin Penjualan Infinix Meledak

Keduanya juga memperluas layanan digital lain, termasuk fintech dan solusi pembayaran, untuk meningkatkan keterlibatan pengguna sekaligus memperbesar nilai transaksi. Strategi ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan startup Indonesia kini tidak hanya soal ekspansi pasar, tetapi juga profitabilitas yang berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Oracle Siapkan PHK Massal, Puluhan Ribu Karyawan Terancam!
Harga Emas Anjlok? Simak Tips Cerdas Investor Profesional
Video Daftar Bank Ditutup Viral, OJK: Itu Hoaks!
Buka Usaha Sendiri? Coba 7 Ide Bisnis Ini Tanpa Repot Rekrut Karyawan
Bank bjb Buka Investasi Syariah SR024, Imbal Hasil Hingga 5,9%!
Terobosan BCA 2026: Dividen Kuartalan untuk Pemegang Saham
Pasar Modal Geger: OJK Bekukan Izin penjamin emisi NH Korindo
Astra Siapkan Buyback Rp 2 Triliun, Ini Dampaknya ke Harga Saham!
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:30 WIB

Grab Raih Laba Bersih Rp 3,36 Triliun, GoTo Gojek Lampaui Target EBITDA

Senin, 16 Maret 2026 - 11:00 WIB

Oracle Siapkan PHK Massal, Puluhan Ribu Karyawan Terancam!

Senin, 16 Maret 2026 - 07:30 WIB

Harga Emas Anjlok? Simak Tips Cerdas Investor Profesional

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:00 WIB

Video Daftar Bank Ditutup Viral, OJK: Itu Hoaks!

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:30 WIB

Buka Usaha Sendiri? Coba 7 Ide Bisnis Ini Tanpa Repot Rekrut Karyawan

Berita Terbaru

Presiden RI, Prabowo Subianto beri sinyal pangkas gaji mentri

Nasional

Prabowo Singgung Pakistan, Gaji Menteri Bisa Dipangkas

Senin, 16 Mar 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi Orang tua memantau aktivitas whatsapp anaknya

Teknologi

WhatsApp Hadirkan Fitur Baru, Orang Tua Bisa Pantau Chat Anak!

Senin, 16 Mar 2026 - 15:00 WIB