Gula Darah Tinggi Tak Selalu Diabetes, Ini Penjelasann

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gula Darah

Ilustrasi Gula Darah

JAKARTA, JS – Gula Darah Tinggi Tak Selalu Diabetes, Ini Penjelasann

Dokter menetapkan seseorang menderita diabetes bukan hanya berdasarkan keluhan. Sebaliknya, dokter mengecek gula darah pasien dan membandingkan dengan angka batas tertentu.

Dokter Endokrinologi Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. I Gusti Ngurah Adhiartha, Sp.PD-KEMD, FINASIM menegaskan dokter menentukan diagnosis diabetes berdasarkan hasil laboratorium. “Diagnosis diabetes itu ada angkanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Konsumsi Minuman Ini, Efektif Untuk Kesehatan Ginjal

Gula Darah Puasa Jadi Ukuran Awal

Pasien berpuasa selama delapan jam sebelum pemeriksaan.

Kisaran gula darah puasa normal dalam miligram per desiliter (mg/dL) sebagai berikut:

  • Normal: 70–90 mg/dL

  • Gangguan glukosa puasa (prediabetes): 100–125 mg/dL

  • Diabetes: ≥126 mg/dL

Dokter menggunakan darah vena, bukan darah kapiler dari glukometer.

Baca Juga :  Waspada, Begini Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Pemeriksaan Gula Darah Dua Jam Setelah Makan

Selain itu, dokter mengecek gula darah dua jam setelah makan untuk membantu diagnosis:

  • Normal: <140 mg/dL

  • Gangguan toleransi glukosa (prediabetes): 140–199 mg/dL

  • Diabetes: ≥200 mg/dL

“Kalau gula darah sewaktu 200 mg/dL atau lebih disertai gejala, baru bisa dikatakan diabetes,” tambah Adhiartha.

Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu

Di samping itu, dokter memeriksa gula darah sewaktu kapan saja, tanpa memperhatikan waktu makan. Namun, dokter tetap mengevaluasi gejala khas agar diagnosis tepat.

Hiperglikemia sesaat muncul karena stres, demam, infeksi, atau obat tertentu seperti steroid.

“Hiperglikemia sesaat bisa naik, tapi kemudian turun setelah penyebabnya hilang,” ujarnya.(AN)

Berita Terkait

Kenapa Beras Harus Dicuci Sebelum Dimasak? Ini Alasannya
Tidur Nyaman, Bangun Kesakitan? Waspadai Bantal Terlalu Tinggi
Bupati Lantik Direktur RSU Bukit Kerman dan RSUD Kerinci
Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan BPJS, Ini Ketentuannya
BPJS PBI Direaktivasi, Pemerintah Gelar Pengecekan Lapangan
Hati-hati! BPOM; 41 Obat Herbal Mengandung Zat Berbahaya
Pemerintah Hapus Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3
Cegah Racun Arsenik, Begini Cara Memasak Nasi yang Benar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:30 WIB

Kenapa Beras Harus Dicuci Sebelum Dimasak? Ini Alasannya

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:30 WIB

Tidur Nyaman, Bangun Kesakitan? Waspadai Bantal Terlalu Tinggi

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Lantik Direktur RSU Bukit Kerman dan RSUD Kerinci

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:30 WIB

Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan BPJS, Ini Ketentuannya

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:00 WIB

BPJS PBI Direaktivasi, Pemerintah Gelar Pengecekan Lapangan

Berita Terbaru

Ilustrasi lupa akun Google

Teknologi

Lupa Akun Google? Begini Cara Pulihkannya dalam 5 Menit!

Minggu, 15 Feb 2026 - 12:00 WIB

Penampakan HUAWEI Mate X7

Teknologi

HP Lipat Terbaru Huawei Bisa Bikin Kamera Flagship Tersipu

Minggu, 15 Feb 2026 - 09:00 WIB