Operasi Katarak Ditanggung BPJS Kesehatan? Simak Syarat, Prosedur, dan Faktanya

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi operasi katarak

Ilustrasi operasi katarak

KESEHARAN,JS- Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Indonesia yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Pemerintah melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memastikan bahwa operasi katarak termasuk dalam layanan medis yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Informasi ini tentu menjadi angin segar, terutama bagi pasien yang sebelumnya khawatir dengan tingginya biaya operasi mata.

Namun demikian, tidak semua kasus bisa langsung mendapatkan tindakan gratis. Ada prosedur, syarat, serta alur layanan yang wajib dipahami agar klaim pembiayaan dapat disetujui sepenuhnya.

Operasi Katarak Gratis BPJS Jadi Solusi Kebutaan di Indonesia

Katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan di Indonesia. Kondisi ini terjadi akibat lensa mata yang keruh, sehingga penglihatan menjadi buram dan semakin menurun seiring waktu. Oleh karena itu, operasi menjadi satu-satunya solusi efektif untuk mengembalikan fungsi penglihatan.

Melalui BPJS Kesehatan, masyarakat kini bisa menjalani operasi tanpa harus memikirkan biaya besar. Bahkan, program ini telah membantu jutaan pasien di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.

Baca Juga :  Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan BPJS, Ini Ketentuannya

Selain itu, pemerintah juga aktif menggelar bakti sosial operasi katarak gratis untuk mempercepat penanganan kasus kebutaan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Syarat Operasi Katarak Ditanggung BPJS

Agar bisa menikmati layanan operasi katarak gratis, peserta harus memenuhi sejumlah ketentuan. Berikut syarat utamanya:

  • Terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan
  • Membawa kartu BPJS atau identitas kepesertaan yang valid
  • Mendapatkan rujukan resmi dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP)
  • Telah diperiksa dan direkomendasikan oleh dokter spesialis mata
  • Mengikuti sistem rujukan berjenjang sesuai aturan

Tanpa memenuhi syarat tersebut, kemungkinan besar biaya tidak akan ditanggung sepenuhnya.

Prosedur Lengkap Mendapatkan Operasi Katarak Gratis

Agar proses berjalan lancar, pasien perlu mengikuti tahapan berikut secara berurutan:

1. Kunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

Langkah awal dimulai dari puskesmas, klinik, atau dokter keluarga yang terdaftar di BPJS Kesehatan.

2. Pemeriksaan Awal oleh Dokter Umum

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan dasar untuk memastikan adanya indikasi katarak.

3. Rujukan ke Dokter Spesialis Mata

Jika diperlukan, pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.

4. Diagnosa dan Penjadwalan Operasi

Dokter spesialis akan menentukan apakah pasien membutuhkan operasi dan menjadwalkan tindakan.

5. Pelaksanaan Operasi Katarak

Operasi dilakukan dengan metode modern yang relatif cepat dan minim risiko.

Baca Juga :  BPJS PBI Direaktivasi, Pemerintah Gelar Pengecekan Lapangan

Jenis Operasi Katarak yang Ditanggung BPJS

Pada umumnya, BPJS Kesehatan menanggung operasi katarak dengan metode standar seperti phacoemulsification, yaitu teknik penghancuran lensa keruh menggunakan gelombang ultrasonik, lalu diganti dengan lensa buatan (IOL).

Meski demikian, perlu diperhatikan bahwa:

  • Lensa standar ditanggung penuh
  • Lensa premium atau tambahan khusus dikenakan biaya pribadi
  • Upgrade kelas perawatan juga membutuhkan biaya tambahan

Dengan kata lain, layanan dasar tetap gratis, tetapi opsi tambahan bersifat opsional.

Keuntungan Operasi Katarak dengan BPJS

Tidak hanya gratis, ada beberapa keuntungan lain yang bisa dirasakan pasien, di antaranya:

  • Mengurangi risiko kebutaan permanen
  • Proses cepat dan aman
  • Ditangani oleh tenaga medis profesional
  • Akses luas di berbagai rumah sakit di Indonesia

Lebih dari itu, program ini juga membantu meningkatkan produktivitas masyarakat, terutama bagi lansia yang ingin kembali beraktivitas normal.

Jangan Tunda, Manfaatkan Layanan BPJS Sekarang

Sebagai penutup, operasi katarak memang ditanggung oleh BPJS Kesehatan selama pasien mengikuti prosedur yang berlaku. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pemeriksaan jika mulai merasakan gejala seperti penglihatan kabur, silau, atau sulit melihat di malam hari.

Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk memulihkan penglihatan secara optimal. Jangan ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang sudah disediakan pemerintah ini.(*)

Berita Terkait

10 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Bikin Gigi Berlubang, Nomor 7 Sering Diabaikan
4 Minuman Penurun Tekanan Darah yang Bisa Jadi Pilihan Sehari-hari
Air Kelapa untuk Ginjal: Benarkah Bisa Cegah Batu Ginjal dan “Membersihkan” Ginjal?
BPJS Nonaktif Saat Mau Berobat? Tenang Ada Program Rehab, Ini Cara Aktifkan Kembali
Berapa Butir Telur yang Aman Dimakan Saat Diet? Ahli Ungkap Fakta yang Jarang Diketahui, Jangan Sampai Salah Konsumsi!
Durian Bikin Darah Tinggi? Ini Fakta Medis yang Jarang Diketahui, Penderita Hipertensi Wajib Tahu!
6 Tanda Gula Darah Tinggi yang Sering Diabaikan, Nomor 6 Bisa Jadi Gejala Awal Diabetes Berbahaya
BPJS PBI Tidak Aktif? Ini Cara Mengaktifkan Kembali Lewat Dinsos, Pandawa, atau Jalur Mandiri
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:01 WIB

10 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Bikin Gigi Berlubang, Nomor 7 Sering Diabaikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:01 WIB

4 Minuman Penurun Tekanan Darah yang Bisa Jadi Pilihan Sehari-hari

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:01 WIB

Air Kelapa untuk Ginjal: Benarkah Bisa Cegah Batu Ginjal dan “Membersihkan” Ginjal?

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:01 WIB

BPJS Nonaktif Saat Mau Berobat? Tenang Ada Program Rehab, Ini Cara Aktifkan Kembali

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:01 WIB

Berapa Butir Telur yang Aman Dimakan Saat Diet? Ahli Ungkap Fakta yang Jarang Diketahui, Jangan Sampai Salah Konsumsi!

Berita Terbaru