JAKARTA,JS- Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Indonesia tidak mengalami perubahan pada 1 Oktober 2026. PT Pertamina (Persero) bersama penyedia BBM swasta, seperti BP-AKR, Shell, dan Vivo, masih mempertahankan harga jual sejumlah produk mereka seperti pada September 2026.
Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, terutama pemilik kendaraan pribadi, pengendara sepeda motor, pengusaha transportasi, hingga pelaku usaha yang setiap hari mengandalkan BBM untuk menjalankan aktivitasnya.
Stabilnya harga BBM memberikan kepastian bagi masyarakat dalam mengatur pengeluaran transportasi. Meski demikian, konsumen tetap perlu memperhatikan jenis BBM, nilai oktan atau RON, serta lokasi SPBU karena harga produk tertentu dapat berbeda menurut wilayah.
Stabilnya harga BBM memberikan kepastian bagi masyarakat dalam mengatur pengeluaran transportasi. Meski demikian, konsumen tetap perlu memperhatikan jenis BBM, nilai oktan atau RON, serta lokasi SPBU karena harga produk tertentu dapat berbeda menurut wilayah.
Pertamina menyatakan bahwa harga BBM subsidi mengikuti kebijakan pemerintah. Sementara itu, perusahaan tetap mempertahankan harga BBM nonsubsidi dengan mempertimbangkan sejumlah faktor ekonomi dan kondisi masyarakat.
Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa Pertamina belum mengubah harga BBM pada periode Oktober 2026.
“Untuk BBM Subsidi sesuai kebijakan pemerintah harga tetap sampai dengan akhir tahun 2026. Adapun untuk BBM Non Subsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya,” ujar Kitty, sebagaimana dikutip dalam pemberitaan pada 1 Oktober 2026.
Dengan kebijakan tersebut, masyarakat masih dapat menggunakan daftar harga BBM September sebagai acuan untuk sejumlah produk pada awal Oktober. Namun, konsumen sebaiknya tetap memeriksa informasi resmi sesuai lokasi pengisian.
Daftar Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026 di DKI Jakarta
Pertamina menyediakan beberapa pilihan BBM untuk kendaraan bensin maupun diesel. Setiap produk memiliki spesifikasi dan harga berbeda sehingga pengendara perlu menyesuaikannya dengan rekomendasi pabrikan kendaraan.
Berikut daftar harga BBM Pertamina di wilayah DKI Jakarta berdasarkan data yang tersedia dalam informasi awal.
Jenis BBM- Harga per liter
- Pertalite- Rp10.000
- Solar subsidi- Rp6.800
- Pertamax (RON 92)- Rp15.950
- Pertamax Green 95- Rp19.150
- Pertamax Turbo (RON 98)- Rp19.600
- Dexlite (CN 51)- Rp23.700
- Pertamina Dex (CN 53)- Rp25.200
Pertalite tetap menjadi pilihan BBM bersubsidi bagi konsumen yang memenuhi ketentuan penggunaannya. Sementara itu, Pertamax menawarkan bensin dengan RON 92 untuk kendaraan yang membutuhkan spesifikasi tersebut.
Bagi pengendara yang mencari bensin dengan RON lebih tinggi, Pertamina juga menyediakan Pertamax Green 95 dan Pertamax Turbo. Adapun pemilik kendaraan diesel dapat mempertimbangkan Dexlite atau Pertamina Dex sesuai spesifikasi mesin.
Perlu diperhatikan bahwa daftar tersebut mengacu pada wilayah DKI Jakarta. Harga di daerah lain dapat berbeda, sehingga masyarakat Jambi, Sumatera Barat, maupun provinsi lain sebaiknya mengecek harga yang berlaku di SPBU setempat sebelum mengisi BBM.
Pertalite dan Solar Subsidi Masih Rp10.000 dan Rp6.800
Harga BBM subsidi masih menjadi perhatian utama masyarakat karena kedua produk tersebut berperan penting dalam menunjang mobilitas sehari-hari.
Dalam daftar harga untuk DKI Jakarta, Pertalite masih berada pada angka Rp10.000 per liter. Sementara itu, Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter.
Kedua produk tersebut memiliki peruntukan dan ketentuan penggunaan masing-masing. Karena itu, masyarakat perlu mengikuti aturan pemerintah mengenai penerima BBM subsidi.
Bagi pengendara sepeda motor dan mobil yang menggunakan Pertalite, harga tersebut dapat membantu memperkirakan anggaran bahan bakar bulanan.
Sebagai gambaran, pengendara yang membeli 10 liter Pertalite mengeluarkan Rp100.000. Jika kebutuhan mencapai 30 liter dalam sebulan, anggaran pembelian BBM menjadi Rp300.000.
Perhitungan itu hanya simulasi berdasarkan harga per liter. Pengeluaran sebenarnya bergantung pada jarak perjalanan, konsumsi BBM kendaraan, kondisi lalu lintas, dan kebiasaan berkendara.
Harga Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo
Selain BBM subsidi, konsumen juga dapat memilih sejumlah produk bensin nonsubsidi dari Pertamina.
Pertamax dengan RON 92 tercatat seharga Rp15.950 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 berada pada angka Rp19.150 per liter dan Pertamax Turbo dengan RON 98 mencapai Rp19.600 per liter.
Perbedaan harga tersebut berkaitan dengan jenis produk dan spesifikasinya. Namun, harga yang lebih tinggi tidak otomatis berarti produk tersebut cocok untuk semua kendaraan.
Pengendara sebaiknya memeriksa buku manual atau rekomendasi pabrikan sebelum memilih bensin. Penggunaan BBM dengan nilai oktan yang sesuai membantu mesin bekerja berdasarkan kebutuhan desainnya.
Dari sisi anggaran, perbedaan harga per liter dapat memberikan dampak cukup besar bagi pengguna kendaraan yang sering bepergian.
Misalnya, pengisian 40 liter Pertamax dengan harga Rp15.950 membutuhkan biaya Rp638.000. Jika konsumen menggunakan Pertamax Turbo dengan harga Rp19.600 per liter, biaya untuk volume yang sama mencapai Rp784.000.
Artinya, terdapat selisih Rp146.000 untuk setiap pembelian 40 liter. Perhitungan ini membantu konsumen memperkirakan pengeluaran, tetapi pemilihan BBM tetap harus mengikuti spesifikasi kendaraan.
Daftar Harga BBM BP-AKR Oktober 2026
SPBU BP-AKR juga menawarkan sejumlah produk BBM untuk kendaraan bensin dan diesel.
Berdasarkan daftar harga dalam informasi yang tersedia, harga BP 92 berada pada angka Rp16.130 per liter. BP Ultimate tercatat Rp19.330 per liter, sedangkan BP Ultimate Diesel mencapai Rp25.420 per liter.
Berikut rinciannya:
Produk BBM BP-AKR Harga per liter
- BP 92 Rp16.130
- BP Ultimate Rp19.330
- BP Ultimate Diesel Rp25.420
Harga tersebut mengacu pada daftar wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur sebagaimana tercantum dalam informasi awal. Konsumen perlu memastikan harga di wilayah masing-masing karena perusahaan dapat menerapkan harga berbeda berdasarkan lokasi.
Sebelum memilih SPBU, pengendara juga sebaiknya memperhitungkan jarak tempuh menuju lokasi pengisian. Selisih harga BBM yang kecil belum tentu menghemat pengeluaran jika konsumen harus menempuh perjalanan tambahan.
Harga BBM Shell: V-Power Diesel Rp25.420 per Liter
Shell menjadi salah satu penyedia BBM swasta yang turut melayani kebutuhan pengendara di Indonesia.
Dalam daftar harga yang tersedia untuk 1 Oktober 2026, Shell V-Power Diesel tercatat seharga Rp25.420 per liter.
Sementara itu, informasi harga untuk Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum mencantumkan angka dalam data yang menjadi acuan artikel ini.
Karena itu, konsumen sebaiknya tidak menganggap tanda strip sebagai harga nol atau bukti bahwa produk tersebut tidak tersedia di seluruh SPBU Shell. Ketersediaan produk dan harga dapat berbeda menurut lokasi dan kondisi operasional.
Untuk memperoleh informasi yang tepat, pengendara dapat memeriksa kanal resmi Shell atau menghubungi SPBU yang akan dikunjungi sebelum berangkat.
Harga BBM Vivo: Revvo 92 dan Revvo 95
Vivo juga menawarkan pilihan BBM untuk konsumen yang ingin membandingkan harga dan spesifikasi produk.
Berdasarkan daftar harga yang tersedia, Revvo 92 berada pada angka Rp16.130 per liter. Sementara itu, Revvo 95 tercatat Rp19.330 per liter.
Untuk kategori diesel, Diesel Primus tercantum seharga Rp25.420 per liter.
Berikut daftar harganya:
Produk BBM Vivo Harga per liter
- Revvo 92 Rp16.130
- Revvo 95 Rp19.330
- Diesel Primus Rp25.420
Sama seperti penyedia BBM lainnya, konsumen perlu mengecek harga dan ketersediaan produk di SPBU Vivo terdekat. Jangan hanya mengandalkan daftar harga nasional atau informasi dari wilayah lain.
Dengan melakukan pengecekan sebelum mengisi BBM, masyarakat dapat menyusun anggaran perjalanan dengan lebih terencana.(*)










