KERINCI,JS– Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Ruang Pola Lantai 2 Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Rabu (10/12). Tahun ini, Pemkab mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi.”
Acara tersebut menjadi momentum bagi Pemkab Kerinci untuk menegaskan komitmen membangun pemerintahan yang bersih dan transparan. Selain itu, Bupati Kerinci Monadi, pimpinan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Ketua DPRD Kerinci, para kepala OPD, dan ratusan ASN turut hadir untuk memperkuat kolaborasi pencegahan korupsi.
Narasumber Perkuat Wawasan Antikorupsi
Pada sesi materi, Inspektorat Daerah menghadirkan tiga narasumber dari institusi penegak hukum.
Pertama, Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh memaparkan strategi memperkuat koordinasi lintas lembaga untuk menutup peluang penyalahgunaan wewenang.
Kemudian, Haris, Kasubsi Intelijen Kejari Sungai Penuh, mendorong ASN meningkatkan deteksi dini dan menjaga integritas dalam setiap tugas.
Selanjutnya, penyidik Sat Reskrim Polres Kerinci, Haryadi, menjelaskan berbagai pola korupsi di lapangan serta modus baru yang pelaku gunakan. Ia juga menguraikan langkah penindakan yang dilakukan kepolisian.
Dengan paparan itu, peserta memperoleh pemahaman lebih luas mengenai pengawasan modern yang menuntut sinergi antara pemerintah dan aparat penegak hukum.
Pemkab Tindak Lanjuti dengan Lomba Administrasi Desa
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Kerinci meluncurkan Lomba Tertib Administrasi Pengelolaan Keuangan Desa. Inspektorat Daerah, Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Polres Kerinci, dan Dinas PMD ikut terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
Program tersebut mendorong pemerintah desa meningkatkan kemampuan mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel. Selain itu, Pemkab ingin memperkuat koordinasi lembaga pengawas serta menumbuhkan desa-desa yang mampu menjadi contoh penerapan tata kelola yang baik.
Bupati Monadi Tegaskan Peran Semua Pihak
Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menegaskan perlunya peran seluruh pihak dalam perang melawan korupsi.
“Hakordia 2025 harus mengingatkan kita bahwa integritas adalah fondasi pelayanan publik. Kita semua harus bergerak bersama untuk mewujudkan Kerinci yang bebas korupsi,” tegasnya.
Pemkab Dorong Penguatan Budaya Integritas
Ke depan, Pemkab Kerinci berkomitmen memperkuat budaya antikorupsi di seluruh jajaran pemerintah. Dengan langkah konkret tersebut, Pemkab berharap dapat menciptakan sistem tata kelola yang lebih efektif, bersih, dan berdaya saing.(AN)









