Update Harga Pangan Nasional 19 April 2026: Beras dan Minyak Goreng Naik Tajam

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,JS- Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada BBM non subsidi dan LPG non subsidi. Harga pangan nasional juga ikut merangkak naik pada Minggu, 19 April 2026. Lonjakan paling signifikan terjadi pada komoditas utama, terutama beras dan minyak goreng.

Data terbaru dari Bank Indonesia melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) menunjukkan tren kenaikan yang cukup merata di berbagai jenis bahan pokok.

Kondisi ini langsung memicu kekhawatiran masyarakat, terutama karena beras merupakan kebutuhan utama hampir seluruh rumah tangga di Indonesia.

Harga Beras Naik di Semua Kualitas, Ini Rinciannya

Harga beras menunjukkan kenaikan bertahap di hampir semua kategori. Berikut update harga terbaru:

  • Beras kualitas Bawah I naik 0,69% menjadi Rp14.600/kg
  • Beras kualitas Bawah II tetap di Rp14.550/kg
  • Beras Medium I naik 0,31% menjadi Rp16.100/kg
  • Beras Medium II naik 0,31% menjadi Rp15.950/kg
  • Beras kualitas Super II naik 0,3% menjadi Rp16.900/kg

Kenaikan ini menunjukkan tekanan pada pasokan dan distribusi beras, sekaligus meningkatnya permintaan pasar.

Minyak Goreng Ikut Naik Tajam, Beban Rumah Tangga Bertambah

Selain beras, minyak goreng juga mengalami lonjakan yang cukup signifikan:

  • Minyak goreng curah naik 1% menjadi Rp20.300/kg
  • Minyak goreng kemasan premium 1 naik 1,08% menjadi Rp23.500/kg
  • Minyak goreng kemasan premium 2 naik 1,34% menjadi Rp22.650/kg

Kenaikan ini langsung berdampak pada biaya memasak harian, terutama bagi pelaku UMKM kuliner dan rumah tangga.

Baca Juga :  BBM Nonsubsidi Resmi Naik 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbaru di Sini

Gula Pasir dan Daging Sapi Ikut Terkerek Naik

Harga gula pasir juga tidak luput dari kenaikan:

  • Gula premium naik 0,5% menjadi Rp20.250/kg
  • Gula lokal naik 0,26% menjadi Rp19.150/kg
  • Sementara itu, harga daging sapi kualitas 1 ikut naik tipis:
  • Daging sapi kualitas 1 naik 0,03% menjadi Rp147.700/kg

Kenaikan ini menambah tekanan inflasi pangan yang mulai terasa di berbagai daerah.

Cabai, Bawang, dan Ayam Justru Turun

Di tengah kenaikan harga, beberapa komoditas justru menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.

Harga Cabai Turun Drastis

  • Cabai merah keriting turun 0,77% menjadi Rp45.240/kg
  • Cabai rawit hijau turun 7,55% menjadi Rp48.950/kg
  • Cabai rawit merah turun tajam 13,9% menjadi Rp71.550/kg
  • Harga Bawang Ikut Melandai
  • Bawang merah turun 2,53% menjadi Rp46.150/kg
  • Bawang putih turun 0,62% menjadi Rp39.950/kg
  • Protein Hewani Lebih Terjangkau
  • Daging sapi kualitas 2 turun menjadi Rp139.850/kg
  • Daging ayam ras turun 2,65% menjadi Rp40.400/kg
  • Telur ayam ras turun 0,77% menjadi Rp32.300/kg

Penurunan ini memberi sedikit ruang bagi masyarakat untuk mengatur pengeluaran.

Analisis: Kenapa Harga Pangan Naik?

Beberapa faktor utama mendorong kenaikan harga pangan:

  • Distribusi terganggu akibat cuaca dan logistik
  • Permintaan meningkat menjelang periode konsumsi tinggi
  • Kenaikan biaya produksi termasuk energi dan transportasi
  • Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar

Kombinasi faktor ini menciptakan tekanan harga di tingkat konsumen.

Baca Juga :  Gaji PNS 2026 Naik? Pemerintah Siapkan Skema Baru di Perpres 79/2025, Ini Bocoran Terbarunya!

Dampak Langsung ke Masyarakat

Kenaikan harga pangan langsung memengaruhi:

  • Daya beli masyarakat menurun
  • Pengeluaran rumah tangga meningkat
  • UMKM kuliner menaikkan harga jual
  • Risiko inflasi pangan meningkat

Jika tren ini berlanjut, pemerintah perlu melakukan intervensi pasar untuk menjaga stabilitas.

Strategi Menghadapi Kenaikan Harga Pangan

Agar tetap hemat, masyarakat bisa menerapkan beberapa strategi:

  • Beralih ke bahan substitusi yang lebih murah
  • Membeli dalam jumlah secukupnya
  • Memanfaatkan promo pasar atau subsidi daerah
  • Mengatur menu makanan secara efisien

Langkah sederhana ini bisa membantu menjaga keuangan tetap stabil.

FAQ

1. Kenapa harga beras terus naik?

Karena permintaan tinggi, pasokan terbatas, dan biaya distribusi meningkat.

2. Apakah harga pangan akan terus naik?

Tidak selalu. Harga bisa turun jika pasokan kembali normal dan intervensi pemerintah berjalan efektif.

Baca Juga :  Tokopedia & TikTok Shop Terapkan Biaya Logistik 1 Mei 2026: Seller Tertekan, Harga Produk Berpotensi Naik!

3. Komoditas apa yang justru turun hari ini?

Cabai, bawang, ayam, dan telur mengalami penurunan harga.

4. Apa dampak kenaikan ini bagi ekonomi?

Kenaikan pangan bisa memicu inflasi dan menekan daya beli masyarakat.

Kesimpulan

Harga pangan nasional pada 19 April 2026 menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan, terutama pada beras, minyak goreng, dan gula. Namun, penurunan harga pada cabai, bawang, dan protein hewani memberikan sedikit keseimbangan.

Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih cermat mengatur pengeluaran, sekaligus mendorong pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.(*)

Berita Terkait

Tegas!, BKN Minta Pemda Beri Peluang Karier bagi PNS dan PPPK Berkinerja Baik
Cara Memperbaiki BI Checking Setelah Melunasi Utang, Cek SLIK OJK dan Pulihkan Riwayat Kredit
Pedagang Pasar Bisa Ajukan KUR 2026? Cek Syarat, Dokumen, dan Ketentuan Pinjamannya
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026, Cek Daftar 24 Karat hingga 14 Karat
Rupiah Tembus Rp18.022 per Dolar AS, Keputusan BI Rate 5,75% Jadi Sorotan: Cek Prediksi Hari Ini
Tabel Angsuran KUR BSI Rp50 Juta Tahun 2026, Cicilan Mulai Rp966 Ribu per Bulan
CPNS 2027 Kapan Dibuka? Ini Jawaban Menteri PANRB
Aturan Guru Honorer 2027 Berubah, Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Gaji Mereka
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Tegas!, BKN Minta Pemda Beri Peluang Karier bagi PNS dan PPPK Berkinerja Baik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Cara Memperbaiki BI Checking Setelah Melunasi Utang, Cek SLIK OJK dan Pulihkan Riwayat Kredit

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Pedagang Pasar Bisa Ajukan KUR 2026? Cek Syarat, Dokumen, dan Ketentuan Pinjamannya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026, Cek Daftar 24 Karat hingga 14 Karat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Rupiah Tembus Rp18.022 per Dolar AS, Keputusan BI Rate 5,75% Jadi Sorotan: Cek Prediksi Hari Ini

Berita Terbaru