Herdman: Musuh Timnas Ada di Lapangan, Bukan di Tim

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; John Herdman

Foto ; John Herdman

SPORT,JS- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa musuh sesungguhnya bagi skuad Garuda berada di lapangan, bukan di dalam tim. Ia berharap semua pemain lokal maupun diaspora berhenti memperdebatkan perbedaan latar belakang dan fokus pada kemenangan.

Keberagaman Jadi Kekuatan Tim

Baca Juga :  Herdman Sambut Positif Pemain Keturunan di Liga Super

Herdman menekankan bahwa identitas pemain tidak ditentukan oleh paspor atau dokumen legal. Menurutnya, yang terpenting adalah kualitas dan karakter masing-masing individu.

“Saya tidak melihat paspor, saya melihat orang,” ujar Herdman dalam wawancara bersama kanal YouTube resmi Timnas Indonesia.

Pelatih berusia 50 tahun itu percaya bahwa keberagaman budaya dan pengalaman di skuad bisa menjadi kekuatan utama. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, keberagaman justru bisa menjadi kelemahan.

“Keberagaman pemain lokal dan diaspora adalah kekuatan terbesar kita. Tapi itu juga bisa menjadi kelemahan jika kita memilihnya sebagai kelemahan,” tegas Herdman.

Fokus pada Lawan, Bukan Rekan Setim

Baca Juga :  Debut John Herdman, Timnas Indonesia Siap Sambut FIFA Series

Herdman meminta semua pihak, termasuk suporter, untuk tidak menciptakan kubu-kubu internal. Ia menegaskan, fokus tim harus tetap pada pertandingan dan lawan di lapangan.

“Ini tentang kita melawan mereka (tim lawan), bukan kita melawan diri kita sendiri,” ujar Herdman.

Dengan filosofi ini, Herdman ingin menciptakan ruang saling memahami di antara pemain lokal dan diaspora. Ia yakin jika setiap pemain menghargai perbedaan, tim akan semakin solid dan tangguh.

Perlu Waktu untuk Menyatukan Visi

Menyatukan berbagai latar belakang dan pengalaman tentu membutuhkan waktu. Herdman menyadari proses ini tidak instan, tetapi ia yakin dengan pendekatan yang tepat, keberagaman akan menjadi kekuatan nyata bagi Timnas Indonesia.

Selain itu, dukungan masyarakat Indonesia yang mencapai 280 juta orang menjadi motivasi tambahan bagi Herdman dan seluruh pemain. Ia ingin semua nilai positif yang ada di tim dan suporter tersalurkan untuk meraih hasil terbaik.

“Keragaman akan menjadi kekuatan kita ketika kita memilih untuk menjadikannya kekuatan. Kepemimpinan saya akan membantu mereka memilih kekuatan itu,” tutup Herdman.(*)

Berita Terkait

Kalah dari Bulgaria, Timnas Indonesia Justru Makin Ditakuti! Ini Jadwal Lengkap AFF Cup 2026
Shock Result MotoGP USA 2026: Mario Aji Crash, Idemitsu Honda Gagal Total di COTA!
Indonesia vs Bulgaria Final Preview: GBK Jadi Panggung Big Match, Garuda Tanpa Zijlstra
Menang Telak 4-0, Erick Thohir: Jangan Euforia! Ujian Sebenarnya Baru Dimulai
Italia di Ujung Tanduk! Dari Juara Dunia ke Ancaman Gagal Lolos Piala Dunia 2026 Tiga Kali Beruntun
Timnas Indonesia Siap Tempur di FIFA Series 2026: Jadwal, Lawan, dan Peluang Naik Ranking Dunia!
Dominasi Spanyol di Liga Champions 2026/2027: Tiga Wakil Lolos ke Perempat Final, Inggris Tersisa Dua
Lewandowski Bertahan di Barcelona Meski Gajinya Dikurangi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 05:00 WIB

Kalah dari Bulgaria, Timnas Indonesia Justru Makin Ditakuti! Ini Jadwal Lengkap AFF Cup 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:00 WIB

Shock Result MotoGP USA 2026: Mario Aji Crash, Idemitsu Honda Gagal Total di COTA!

Senin, 30 Maret 2026 - 06:00 WIB

Indonesia vs Bulgaria Final Preview: GBK Jadi Panggung Big Match, Garuda Tanpa Zijlstra

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:00 WIB

Menang Telak 4-0, Erick Thohir: Jangan Euforia! Ujian Sebenarnya Baru Dimulai

Jumat, 27 Maret 2026 - 02:00 WIB

Italia di Ujung Tanduk! Dari Juara Dunia ke Ancaman Gagal Lolos Piala Dunia 2026 Tiga Kali Beruntun

Berita Terbaru