Hobson Turunkan Kolesterol Tinggi dengan Ubah Pola Makan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kolesterol

Ilustrasi kolesterol

KESEHATAN,JS- Rob Hobson, ahli gizi asal Inggris, berhasil menurunkan kolesterol tinggi hanya dengan mengubah pola makan, terutama dengan meningkatkan asupan serat harian. Dalam wawancara dengan Business Insider, Hobson menjelaskan bahwa perubahan kecil dalam pola makan dapat memberikan dampak besar pada kesehatan jantung tanpa perlu diet ekstrem.

Kolesterol Tinggi Jadi Titik Balik Perubahan Pola Makan

Baca Juga :  Gula Darah Tinggi Tak Selalu Diabetes, Ini Penjelasann

Hobson, ahli gizi terdaftar dan penulis buku Unprocess Your Life, mulai mengubah pola makan setelah mengetahui kadar kolesterolnya tinggi pada pertengahan 2025. Meski rutin berolahraga, menghindari makanan ultra-proses, dan membatasi lemak jenuh, Hobson menyadari bahwa asupan seratnya masih kurang.

“Setelah mengetahui kadar kolesterol yang tinggi, saya memutuskan untuk fokus menambah serat dalam makanan sehari-hari,” kata Hobson. Enam bulan setelah perubahan itu, pemeriksaan ulang menunjukkan penurunan kolesterol yang signifikan.

Peran Serat dalam Menurunkan Kolesterol

Baca Juga :  Konsumsi Minuman Ini, Efektif Untuk Kesehatan Ginjal

Serat memainkan peran penting dalam menurunkan kadar kolesterol, terutama kolesterol LDL atau kolesterol “jahat”. Kolesterol LDL yang menumpuk di dinding pembuluh darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. National Lipid Association menyebutkan bahwa mengonsumsi 5–10 gram serat larut setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL.

Oleh karena itu, Hobson menekankan pentingnya menambah serat dalam setiap waktu makan agar mendapatkan hasil maksimal.

Tips Diet untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi

  1. Jangan Lewatkan Sarapan
    Sarapan menjadi waktu yang tepat untuk menambah serat dalam menu harian. Hobson merekomendasikan sarapan kaya serat, seperti Greek yogurt dengan buah beri, oat, dan chia seed, atau overnight oats dengan susu, buah, madu, kacang, dan biji-bijian. Sarapan seperti ini memberikan energi sepanjang hari.

  2. Buat “Lemari Serat” di Dapur
    Hobson menciptakan lemari khusus yang berisi bahan makanan kaya serat, seperti lentil, kacang-kacangan, biji-bijian, pasta gandum utuh, beras merah, dan camilan sehat seperti rye crackers dan snack kacang.

  3. Tambahkan Kacang-Kacangan ke Menu Harian
    Cara mudah menambah serat adalah dengan menambahkan kacang-kacangan atau polong-polongan ke dalam masakan. Hobson menyarankan untuk menambahkan setengah kaleng kacang atau polong-polongan ke hidangan. Misalnya, satu cangkir kacang hitam mengandung 15 gram serat, yang bisa dimasukkan ke dalam sup, kari, saus, atau salad.

  4. Simpan Makanan Sehat di Tempat Terlihat
    Penataan dapur juga penting agar makanan sehat lebih mudah dijangkau. Hobson menyimpan kacang dan biji-bijian di tempat yang terlihat, sehingga lebih mudah diambil dan dimasukkan ke menu sehari-hari.

  5. Prinsip Sederhana: Selalu Ada Serat di Setiap Makan
    Jika belum siap mengubah penataan dapur, Hobson menyarankan untuk memastikan ada serat di setiap piring makanan.(AN)

Berita Terkait

Krim Pencerah Wajah Aman di Apotek 2026: Kandungan Terbaik yang Direkomendasikan Dokter Kulit
Jangan Sampai Salah, Begini Membedakan Nyeri Punggung Biasa dengan Nyeri Tanda Sakit Ginjal
Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN? Usulan DPR Ini Bisa Ubah Nasib Guru dan Tenaga Kesehatan di Daerah
Masuk Usia 50? Hindari Sarapan Sembarangan, Ini 6 Menu yang Bisa Turunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi
Jangan Anggap Sepele! Mengantuk Berlebihan Bisa Jadi Gejala Gangguan Kesehatan
Bahaya Minuman Manis Berlebihan: Batas Aman Konsumsi Gula Harian dan Risiko Diabetes yang Jarang Disadari
Lowongan Kerja Kemenkes 2026 Resmi Dibuka, Lulusan Komunikasi dan DKV Bisa Daftar Posisi Ini
Penderita Asam Lambung Wajib Tahu! 7 Buah Ini Aman Dikonsumsi dan Bisa Bantu Redakan GERD
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:02 WIB

Krim Pencerah Wajah Aman di Apotek 2026: Kandungan Terbaik yang Direkomendasikan Dokter Kulit

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:31 WIB

Jangan Sampai Salah, Begini Membedakan Nyeri Punggung Biasa dengan Nyeri Tanda Sakit Ginjal

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:02 WIB

Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN? Usulan DPR Ini Bisa Ubah Nasib Guru dan Tenaga Kesehatan di Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:02 WIB

Masuk Usia 50? Hindari Sarapan Sembarangan, Ini 6 Menu yang Bisa Turunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:01 WIB

Jangan Anggap Sepele! Mengantuk Berlebihan Bisa Jadi Gejala Gangguan Kesehatan

Berita Terbaru