Jalan Rusak Parah di Tanjung Rawang Picu Keluhan Warga, Akses Terhambat dan Risiko Kecelakaan Meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Kondisi jalan RT 04 Tanjung Rawang dalam kondisi rusak parah dan tak kunjung diperbaiki

Tampak Kondisi jalan RT 04 Tanjung Rawang dalam kondisi rusak parah dan tak kunjung diperbaiki

SUNGAIPENUH,JS- Kondisi infrastruktur jalan di Desa Tanjung Rawang, khususnya di wilayah RT 04, menuai sorotan dari masyarakat. Jalan utama yang menjadi akses vital warga dilaporkan mengalami kerusakan parah dan belum mendapatkan perbaikan hingga saat ini.

Kerusakan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari. Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pemerintah desa maupun instansi terkait.

Jalan Berlubang dan Berlumpur Hambat Aktivitas Warga

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa kondisi jalan semakin memburuk, terutama saat musim hujan tiba.

“Jalan di RT kami sudah lama rusak parah. Kalau hujan, sangat sulit dilewati,” ujar salah satu warga, Sabtu (9/11/2025).

Selain itu, kondisi ini membuat aktivitas masyarakat menjadi tidak efisien. Warga yang bekerja, bersekolah, atau menjalankan usaha harus menghadapi kendala setiap hari. Bahkan, beberapa pengendara memilih mencari jalur alternatif yang lebih jauh demi menghindari jalan rusak tersebut.

Baca Juga :  Bantuan Bedah Rumah Rp600 Juta di Sungai Penuh, 30 KK Dapat Hunian Layak Gratis dari Pemprov Jambi

Risiko Kecelakaan Meningkat, Warga Minta Perhatian Serius

Tidak hanya menghambat mobilitas, jalan rusak juga meningkatkan risiko kecelakaan. Pengendara yang tidak waspada kerap terjatuh akibat lubang yang tertutup air, terutama pada malam hari.

Situasi ini tentu mengkhawatirkan, terutama bagi anak-anak sekolah dan lansia yang melintasi jalan tersebut setiap hari. Oleh karena itu, warga mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sebelum menimbulkan korban yang lebih serius.

Ketimpangan Pembangunan Jadi Sorotan Warga

Di sisi lain, warga juga menyoroti adanya ketimpangan pembangunan di wilayah desa.

“Di RT sebelah jalan sudah sering diperbaiki, tapi di tempat kami belum ada perhatian,” ungkap warga lainnya.

Perbedaan ini menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah desa dapat lebih transparan dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur.

Dampak Ekonomi dan Sosial Semakin Terasa

Kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada mobilitas, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi ekonomi warga. Akses yang sulit membuat distribusi barang menjadi terhambat, sehingga biaya transportasi meningkat.

Selain itu, pelaku usaha kecil di sekitar wilayah tersebut mengaku mengalami penurunan pendapatan karena pelanggan enggan melewati jalan rusak.

Infrastruktur yang layak akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Harapan Warga: Perbaikan Segera Direalisasikan

Masyarakat Desa Tanjung Rawang berharap pemerintah desa, pemerintah kota, maupun dinas terkait segera turun tangan untuk memperbaiki jalan yang rusak. Mereka menginginkan langkah nyata, bukan sekadar janji.

Selain itu, warga juga berharap adanya pengawasan terhadap proyek perbaikan agar kualitas jalan lebih tahan lama dan tidak cepat rusak kembali.

Dengan adanya perbaikan yang tepat, diharapkan aktivitas warga dapat kembali normal, aman, dan lancar.

Baca Juga :  HUT ke-17 Sungai Penuh Berlangsung Meriah, Gubernur Jambi Soroti Sinergi untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Pentingnya Infrastruktur Jalan bagi Kesejahteraan Masyarakat

Jalan merupakan salah satu infrastruktur vital yang berperan penting dalam menunjang kehidupan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar distribusi barang, meningkatkan akses pendidikan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.

Sebaliknya, jalan yang rusak justru menjadi hambatan utama bagi pembangunan daerah. Oleh karena itu, perhatian terhadap kondisi jalan harus menjadi prioritas dalam program pembangunan pemerintah.

Kesimpulan: Perlu Tindakan Nyata dan Cepat

Keluhan warga Desa Tanjung Rawang menjadi sinyal kuat bahwa perbaikan infrastruktur harus segera dilakukan. Jalan rusak tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat.

Kini, masyarakat menunggu respon cepat dari pihak terkait. Perbaikan jalan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan warga.(AN)

Berita Terkait

Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!
Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi
Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin
Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan
Harga BBM Non Subsidi dan LPG Naik Tajam, Warga Jambi Tertekan: Biaya Hidup Melonjak, Usaha Kecil Terancam Gulung Tikar
Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers
Skandal Ritel di Tebo! Uang Kembalian Diganti Permen, Disperindag Turun Tangan
Wako dan Wawako Sungai Penuh, Alfin-Azhar Hadiri Kenduri Adat Koto Baru
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:00 WIB

Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi

Senin, 20 April 2026 - 16:30 WIB

Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan

Senin, 20 April 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM Non Subsidi dan LPG Naik Tajam, Warga Jambi Tertekan: Biaya Hidup Melonjak, Usaha Kecil Terancam Gulung Tikar

Berita Terbaru