Kelangkaan LPG, Warga di Bungo Rela Antre dan Bayar Mahal

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Antiran warga untuk mendapatkan LPG 3 Kg di Bungo

Antiran warga untuk mendapatkan LPG 3 Kg di Bungo

BUNGO,JS–  Kelangkaan Gas LPG 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Bungo memicu antrean panjang di sejumlah warung. Warga rela berdesakan untuk mendapatkan gas bersubsidi yang kini semakin sulit mereka peroleh.

Salah seorang warga, Rusmi, mengatakan masyarakat kesulitan mendapatkan Gas LPG 3 Kg sejak beberapa minggu terakhir. Setiap kali warga menerima informasi penjualan gas, mereka langsung mendatangi warung yang menjual LPG tersebut.

Baca Juga :  Lindungi Konsumen, Diskoperindag Bungo Gelar Operasi Tera

“Kalau ada informasi warung mana yang jual gas LPG 3 Kg, warga pasti langsung menyerbu,” ujar Rusmi.

Rusmi menjelaskan, kondisi ini menimbulkan keluhan di tengah masyarakat karena gas LPG menjadi kebutuhan pokok untuk memasak. Akibat kelangkaan tersebut, sebagian warga memilih alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan memasak di rumah.

Selain itu, Rusmi menyebutkan bahwa sejumlah warga bersedia membayar dengan harga lebih mahal demi mendapatkan Gas LPG 3 Kg. “Mau bagaimana lagi, namanya juga kebutuhan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan Telkomsel di Bungo Keluhkan Jaringan yang Lelet

Melalui kondisi ini, Rusmi berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan gas LPG 3 Kg. Ia menilai masalah tersebut sangat menyulitkan masyarakat.

“Semoga pemerintah mendengar dan segera mengantisipasi masalah ini. Gas LPG merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:10 WIB

DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program

Berita Terbaru